Kata Bupati Jayawijaya, Pergantian Kepala SKPD Bukan Asal Tunjuk Tapi Melalui Mekanisme

  • Whatsapp
Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Memberikan Keterangan Pers Beberapa Waktu Lalu

Wamena (KT) – Pergantian dan pelantikan kepala SKPD dan juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya saat ini telah menjadi Polemik atau (Perdebatan mengenai suatu masalah yang dikemukakan secara terbuka di media massa) di kalangan masyarakat Kabupaten Jayawijaya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Kamis (21/1/2021) menjelaskan, masalah pelantikan dan pergantian Kepala SKPD serta Sekda Kabupaten Jayawijaya bukanlah masalah yang mudah dan hanya menunjuk orang sembarangan.

Read More

Karena pelantikan dan juga pergantinan Kepala SKPD dan Sekda Kabupaten Jayawijaya harus mengikuti aturan Birokrasi yang jelas.
“Saya dan Wakil Bupati untuk melantik Eselon II itu bukan asal menunjuk orang yang, karena ada aturan ASN yang harus diikuti,” kata Bupati Banua di Wamena.

Menurutnya, pelantikan dan pergantinan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya harus mengikuti aturan ASN yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan semuanya harus melalui penilaian Tim Seleksi.
Kata Bupati, selaku pimpinan daerah telah membentuk Tim Seleksi dengan SK Bupati yang telah ditandatangi pada tanggal 8 Januari lalu.

Sehingga, untuk kelanjutan pelantikan dan pergantian Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, akan di nilai oleh Tim Seleksi Jabatan yang saat ini sedang bekerja.

“Tim Seleksi yang akan bekerja, nanti Tim Seleksi yang membuka pengumuman, namun terbatas untuk membatasi orang-orang dari Kabupaten lain yang ingin test di Kabupaten Jayawijaya,” kata Bupati Banua.

Bupati Banua menjelaskan, pembukaan pengumuman yang dilakukan terbatas sengaja dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, agar memberikan kemudahan dan keleluasan bagi ASN yang ada di lingkungan Kabupaten Jayawijaya untuk bersaing menjadi seorang Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Sesuai aturan, untuk melakukan Test Eselon II, pengumumannya memang dilakukan terbuka, namun untuk Kabupaten Jayawijaya, Pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati, tujuannya untuk memberikan peluang dan kesempatan kepada ASN Kabupaten Jayawijaya yang memiliki kemampuan dan kesanggupan mengikuti seleksi Jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Diakui Bupati, sampai saat ini, ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah memiliki kemampuan untuk mengikuti seleksi lelang jabatan.

Kata Bupati, Tim Seleksi yang terbentuk terdiri dari berbagai pihak, diantaranya dari Provinsi, BKD Kabupaten dan Provinsi dan juga Sekda yang nantinya akan menjadi Tim Seleksi Jabatan.

Terkait kapan waktu pelantikannya, Bupati menjelaskan, dirinya tetap berpatokan pada aturan dan kerja Tim Seleksi yang saat ini sedang bekerja sesuai dengan surat keputusan yang telah dikeluarkan pada tanggal 8 Januari 2021.

Untuk saat ini, Jelas Bupati Banua, menjadi tugas BKD Kabupaten Jayawijaya untuk melakukan Koordinasi dengan BKN dan juga Provinsi untuk melakukan tahapan seleksi Jabatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *