Polsek Kurulu Akan Bangun Posko Pantau Covid-19

  • Whatsapp
Supir dan Kondektur dari Yalimo Saat Mendengarkan Arahan dari Personil Polsek Kurulu di Halaman Kantor Polsek Kurulu

Wamena (KT) – Untuk membantu pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam upaya menekan laju penambahan jumlah Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya, Polsek Kurulu Kabupaten Jayawijaya akan membangun Posko Pantau Covid-19 di Depan Kantor Polsek Kurulu.

Kapolsek Kurulu, Ipda Ari Wibowo menjelaskan, upaya pembangunan Posko Pantau Covid-19 di Polsek Kurulu bertujuan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam upaya melakukan pengawasan kendaraan dan orang yang masuk ke Kabupaten Jayawijaya melalui jalan darat.

Read More

Menurut Kapolsek Kurulu, Jumat (30/7/2021), Kurulu adalah salah satu Pintu Masuk ke Kota Wamena, sehingga perlu adanya pengawasan jalan darat bagi setiap kendaraan yang akan masuk ke Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Kata Ipda Ari Wibowo, kegiatan yang akan dilakukan Polsek Kurulu, tentunya akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya.

Terkait rombongan Supir dan Kondektur yang akan masuk ke Jayawijaya dari Kabupaten Yalimo, Ipda Ari Wibowo menyebutkan, personilnya sebanyak 8 orang tetap melaksankan tugas Pimpinan dalam hal ini Kapolres Jayawijaya untuk mengawal kebijakan pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Langkah dan upaya yang dilakukan Polsek Kurulu ialah, dengan melakukan penyekatan sementara serta langsung memberikan arahan kepada para supir dan kondektur yang akan masuk ke Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Kata Ipda Ariwibowo, hal yang dilakukan Polsek Kurulu, merupakan tindakan antisipasi, sehingga tidak ada lagi penambahan jumlah Covid-19 di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

“Kita akan operasi swiping gabungan, dengan Satpol PP, Polisi, dan Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan,” kata Ipda Ari Wibowo.

Sementara itu, Plt. Sekda Kabupaten Jayawijaya menyebutkan, upaya penempatan tenaga Medis di Polsek Kurulu merupakan rencana awal Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Namun, upaya yang sementara dilakukan adalah bersifat Emergensi, terutama bagi teman-teman Supir dan Kondektur yang sempat tertahan di Yalimo.

Namun kedepannya, jika aktifitas jalan darat digunakan terus-menerus, tentunya pemerintah Jayawijaya akan melakukan antisipasi, sehingga masyarakat dalam keadaan aman dan sehat.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *