Wakil Bupati Yahukimo Hadiri Sidang Klasis GKI Yalimo Anggruk ke IV, Ini Tiga Point Strategis Yang Dibahas

  • Whatsapp
Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo, Esau Miram, menghadiri Rapat Kerja Klasis GKI Yalimo Anggruk ke IV di Distrik Heriakpini jemaat GKI Efata Heriakpini, Selasa (15/11/2021).

YAHUKIMO (KT) – Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo, Esau Miram, menghadiri Rapat Kerja Klasis GKI Yalimo Anggruk ke IV di Distrik Heriakpini jemaat GKI Efata Heriakpini, Selasa (16/11/2021).

Dalam pelaksanaannya, kata Wakil Bupati Esau terdapat tiga hal stategis yang dibahas dalam rapat kerja tersebut, dimana dua program lainnya merupakan program prioritas Pemerintah Daerah.

Read More

“Saya menghadiri langsung rapat kerja tersebut, ada tiga hal pokok yang dibahas untuk selanjutnya akan dirumuskan menjadi program strategis pada sidang Klasis yang akan digelar pada 2022 mendatang,” kata Esau kepada Kawat Timur, Rabu malam.

Adapun dua program usulan yang juga menjadi program utama Pemerintah Daerah Yahukimo, kata Wakil Bupati, yakni menyangkut Pendidikan dan Kesehatan.

Esau menjelaskan, dalam bidang Pendidikan GKI berharap adanya campur tangan pemerintah Yahukimo untuk mendukung Yayasan YPK yang saat ini sudah berjalan.

“Pendidikan merupakan salah satu program pemerintah, sehingga kami sudah merumuskan sekolah Yayasan ini untuk selanjutnya akan berkerjasama dengan GKI di tanah Papua, apalagi Yayasan YPK ini merupakan pergumulan masyarakat di wilayah tersebut,” jelas Esau.

Sementara dibidang kesehatan, lanjut Wabup Esau, Pemerintah Yahukimo dengan melibatkan GKI di Tanah Papua akan mendirikan satu Rumah Sakit penyangga, untuk melakukan pelayanan kesehatan di 9 distrik bahkan 16 Distrik di wilayah suku Yali dan Mek.

“Jadi untuk rumah sakit ini memang sebelumnya telah ada RS Anggruk yang dikelola oleh Misi Pelayanan GKI, namun setelah perintis ini kembali ke negara asalnya, maka pelayanan kesehatan agak terhambat.

Sehingga pemerintah dan gereja akan membahas kembali agar RS ini dapat diaktifkan kembali,” jelasnya.
Lanjut Esau, terkait Bidang Pendidikan dan Kesehatan tersebut saat ini mulai dijalankan oleh Pemerintah Daerah melalui Program Prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo.

” Terkait dengan dua program tadi, telah ada 2 dari 9 distrik yang telah berjalan, dengan harapan GKI di Tanah Papua turut memberikan dukungannya kepada pemerintah daerah,” jelas Esau.

Hal lainnya yang juga dibahas dalam program kerja tersebut, terkait dengan bidang sosial. Pemerintah dan GKI akan merumuskan satu aturan khusus yang nantinya menjadi dasar penyelesaikan persoalan sosial dalam masyarakat.

” Jadi rumusan-rumusan ini diharapkan dapat ditetapkan pada sidang klasis 2022 mendatang dan menjadi keputusan yang dapat menolong masyarakat atau jemaat di wilayah GKI,” jelas Esau.

Rapat Kerja Klasis GKI Yalimo Anggruk ke IV di Distrik Heriakpini jemaat GKI Efata Heriakpini dibuka oleh Pdt. Piet Usior, S.Th selaku anggota Badan Pekerja AM Sinode Wilayah Sepuluh GKI. Kegiatan tersebut juga dihadiri Departemen Sekretaris PI Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. M. Rumbiak, Anggota DPR Papua Natan Pahabol, Anggota DPRD Yahukimo Yance Ilintamon dan delegasi dari 6 lingkungan dan 64 Jemaat di wilayah Klasis GKI Yalimo Angguruk. (TA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *