JAYAPURA-Kawattimur, Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, menegaskan Polres Jayapura Kota dan jajaranya selalu siap untuk Quick Respon pelayanan dengan cepat terhadap gangguan kamtibmas maupun bencana alam di musim penghujaan yang terjadi saat ini di wilayah Kota Jayapura.
Hal tersebut diungkapkan Urbinas saat bersama Walikota Jayapura DR. Drs. Benhur Tomi Mano, M.M di Lokasi Longsor Macan Tutul Dok V atas Minggu (06/01).
Dikatakan dalam situasi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini, pihaknya lebih meningkatkan pelaksanaan kegiatan patroli diwilayah hukum Polres Jayapura Kota dalam mendeteksi situasi dan keadaan selama musim hujan yang cukup tinggi guna mengantisipasi luapan air, pohon tumbang dan tanah longsor.
“Bila terjadi, pihak kami akan memberikan tanda khusus setelah melakukan pendeteksian berupa pengalihan arus lalulintas, memberikan barikade KUN serta Police Line dengan berkoordinasi tentunya kepada Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua,” Ungkapnya.
Mantan Kapolres Jayapura ini menjelaskan, dalam penanganan masalah nantinya akan dilakukan oleh dinas terkait, tetapi dilapangan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Jayapura sehingga dibeberapa kejadian dengan waktu tidak terlalu lama akses jalan sudah dapat dilalui, kecuali untuk lokasi yang tingkat kejadiannya tergolong parah.
“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG hingga pihaknya telah mengeluarkan pengumuman berupa pernyataan resmi pada hari ini dimana kami meminta agar melakukan sosialisasi secara terus menerus baik perkembangan cuaca dan prediksi kedepan agar tidak ada masyarakat yang menyebarkan isu tidak benar yang membuat warga jadi panik,” jelasnya.
Ditambahkan, saat hujan deras yang menguyur Kota Jayapura, pada Sabtu (5/1) malam, hingga Minggu (6/1), pihaknya telah memberikan himbuan kepada masyarakat, yang sempat mengungsi ke kantor Walikota karena takut akan terjadinya tsunami, untuk kembali ke rumahnya masing-masing.
“Anggota saya sejak telah menghimbau kepada warga masyarakat yang bermukim di Hamadi yang sudah terlanjur mengamankan diri ke Kantor Walikota Jayapura agar dapat kembali kerumahnya masing masing, dimana Informasi dari BMKG, tidak ada tanda-tanda akan terjadinya gelombang Tsunami di Kota Jayapura,” tandasnya. (al)












