Jayapura, Kawattimur – Kecelakaan tunggal akibat pengaruh minuman keras (miras) hingga berbuntut pada tewasnya pengendara sepeda motor, kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Abepura, tepatnya di Jalan Baru Enggros, Kelurahan Waimorok, Distrik Abepura, Senin 21 Januari 2019 sekirar pukul 03.45 WIT.
Diketahui korban perempuan bernama RW (20) dan masih berstatus mahasisiwa, warga belakang kompleks Bina Marga Tanah Hitam. Ia meninggal saat dilarikan ke RS.Bhayangkara, tak lama setelah motor Honda Beat DS 3577 yang ia kendarai dengan kecepatan cukup kencang menabrak pohon yang berada dipinggiran jalan di lokasi kejadian, lalu masuk kedalam parit hingga kepala korban mengalami benturan keras.
Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura AKP Dionisius Helan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan, kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa ini murni akibat pengaruh minuman keras. Korban tidak dapat mengontrol dirinya saat berkendara.
“Korban mengalami luka berat di kepala, telinga kiri mengeluarkan darah, pendarahan di perut, muntah darah, lecet di pipi sebelah kiri, luka robek di jempol kaki kanan, dan dalam keadaan dipengaruhi miras. Ia meninggal dunia saat tiba di RS Bhayangkara,” ungkap Dionisius Helan, Senin siang.
Dijelaskan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi Eval Rumi (21), berawal ketika motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah Vihara menuju Tanah Hitam. Sesampainya di dekat penjual bunga yang berada di sekitar lokasi kejadian, korban lepas tidak dapat mengontrol laju kendaraannya, lalu menabrak pohon yang berada di pinggir jalan sebelah kanan dan jatuh kedalam parit.
Akibatnya, motor Honda Beat biru yang dikendarai korban mengalami kerusakan. Sementara korban sendiri mengalami luka-luka dan meninggal dunia di RS. Bhayangkara. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi mendapati bahwa korban tidak memiliki SIM, dan mulutnya mengeluarkan bau alkolol.
“Sementara motor yang digunakannya telah kami amankan di Mapolsek Abepura guna proses lebih lanjut. Kasus ini pun tengah ditangani Unit Lalulintas,” terang Dionisius seraya menyimpulkan jika peristiwa naas tersebut murni akibat pengaruh miras oleh korban. (Ara)












