Wamena (KT) – Pengurangan dana Otsus Kabupaten Jayawijaya sebesar 66 Miliar tentunya akan menggangu beberapa pekerjaan di Kabupaten Jayawijaya.
Namun untuk pekerjaan fisik khususnya pembangunan jalan dalam Kota Wamena tidak akan terganggu dengan berkurangannya dana otsus.
Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Ricahrd Banua, SE.M.Si, Selasa (27/8//2019) saat di temui di Gedung Aithousa GKI Betlehem Wamena Kabupaten Jayawijaya.
“Untuk Fisik tidak ada masalah, untuk pekerjaan dalam kota tidak ada masalah, karena dana otsus itu kita tidak pakai untuk pekerjaan fisik,” ungkap Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Diakui, dana Otsus untuk Kabupaten Jayawijaya akan digunakan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya, sehingga masalah pekerjaan fisik tidak akan berpengaruh dengan dana Otsus yang diterima.
“Dana Otsus yang ada saat ini akan digunakan untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan,” kata Bupati Banua.
Menurutnya, pekerjaan jalan dalam kota Wamena akan menggunakan dana DAK dan juga dana bantuan Provinsi Papua dan juga APBN.
Kata Bupati, untuk pembangunan jalan dalam Kota Wamena, pemerintah Kabupaten Jayawijaya selalu melakukan koordinasi dengan Balai Besar Jalan dan Jembatan, sehingga pembangunan jalan dalam kota Wamena agar sedikit dipermudah dengan adanya pembangunan jalan nasional dari titik 0 Kabupaten Jayawijaya.
Bupati Banua menjelaskan, untuk perbaikan jalan dalam Kota Wamena, pemerintah Kabupaten Jayawijaya saat ini telah memperbaiki dan melakukan pengaspalan ruas jalan Bhayangkara Wamena Kabupaten Jayawijaya.(NP)












