Wamena (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon, Richard Banua, SE.M.Si meminta kepada seluruh masyarakat Jayawijaya untuk tidak perlu kuatir, karena Dana yang disiapkan Pemeritah Jayawijaya untuk penanganan Covid-19 masih ada.
“Saya minta kepada masyarakat bahwa APBD kita jelas, karena dana lain yang kita pindahkan ke dana tak terduga itu masih ada,” kata Bupati Banua, Kamis (14/5/2020) di Wamena.
Menurut Bupati, jumlah dana yang pernah disampaikan sebesar 34 Miliar dari dana tak terduga itu, akan dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah dan juga Tim Covid-19 kepada seluruh masyarakat Jayawijaya.
Sehingga masyarakat tidak perlu merasa kuatir dan resah, karena dana yang disiapkan Pemerintah masih ada.
Jelas Bupati, dana tersebut tidak digunakan untuk hal lain atau kepentingan lain, melainkan semuanya digunakan khusus untuk penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Bupati Banua, perlu diketahui bersama dan dipahami bahwa dana sebesar 34 Miliar itu sudah dipakai sebagian untuk pembelian alat kesehatan pendukung penanganan Covid-19, rehab bayar tempat Karantina.
Menurut Bupati, realisasi tahap pertama dan penggunaan dan tersebut pasti dipantau langsung oleh BPK, Kepolisian serta kejaksaan, sehingga sangat tidak mungkin dana itu digunakan untuk hal lain.
Karena dana yang sudah dianggarkan pemerintah Jayawijaya, hanya untuk digunakan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya.
Selama ini, dalam membelanjakan sesuatu bahan yang digunakan untuk penanganan Covid-19 selalu ada laporannya dan bisa dipertanggungjawabkan.
Dalam membelanjakan dana 34 Miliar itu juga, Pemerintah selalu mengikuti Protap dan SOP yang sudah ditetapkan Tim Covid-19 Pusat.
Sehingga sangat tidak mungkin Pemerintah membelanjakan bahkan sampai menggunakan anggaran itu dengan sembarangan.(NP)