Wamena (KT) – Kamar adat pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Jayawijaya salurkan bantuan alat kerja kepada sejumlah kelompok tani yang ada di Jayawijaya pada Jumat (05/05/2020).
Ketua KAPP kabupaten Jayawijaya Agustinus Kossay mengatakan, kami kamar adat Papua menyerahkan alat kerja Skop, parang dan linggis kepada Masyarakat kelompok tani.
“Masyarakat yang sebenarnya ini ciri dan latar belakang mereka kembali ke kebun. Kami sebagai wadah representatif membela untuk masyarakat pribumi tidak beralih aktivitas lain”.
Tujuan kami masyarakat pribumi kembali berkebun, apalagi saat ini wabah covid-19 membatasi semua akses udara dan darat.
Dengan adanya bantuan seperti ini masyarakat jangan berkeliaran di kota tetapi bagaimana mereka fokus olah kebun.
“Dulunya masyarakat Jayawijaya itu kesehariannya bekerja kebun untuk memenuhi kebutuhan makan sehari namun karena adanya bantuan dari pemerintah berupa uang, beras sehingga lupa untuk berkebun”.
KAPP hadir ini salah satu bentuk memberikan motivasi kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk kembali berkebun supaya hidup mandiri tidak bergantung kepada siapa-siapa.
Supaya Ketika adanya pandemi covid-19 seperti ini masyarakat tidak mengharapkan makanan produk dari luar tetapi bagaimana mereka bisa bertahan hidup dengan pangan lokal.
“KAPP juga hadir mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Wen, Wam, Wene (3W)”.
Penyaluran bantuan alat kerja kami salurkan dalam dua tahap, tahap pertama kami akan salurkan di 21 kelompok kerja perwakilan dari 10 distrik yang ada di sekitar pinggiran kota Wamena. Untuk distrik yang lain akan salurkan di tahap kedua nanti, Katanya.
Sementara itu Marius Kossay selaku ketua kelompok Lestari mengatakan, Kami sangat berterima kasih kepada KAPP yang sudah membantu kami alat-alat kerja, ini merupakan salah satu hal yang kami tidak akan terlupakan.
“Kehadiran KAPP di tengah-tengah kami mempertahankan apa yang sudah diwariskan oleh orang tua kepada kami. Kami yang sedang bekerja lahan kebun seperti ini sangat membantu”.
Harapan kami kepada KAPP untuk kedepan selain kami juga perlu salurkan bantuan kepada mereka supaya kita sama-sama meningkatkan pangan lokal, semoga KAPP bebar-benar membantu masyarakat lokal yang selalu hidup berkebun.
“Kami tidak bisa mengharapkan kepada pemerintah, pemerintah mau kasih atau tidak kami tidak peduli niat kami adalah berkebun kelola pangan lokal”.
Saya mengajak kepada masyarakat untuk kembali ke kebun karena kebun ini merupakan satu-satunya sumber kehidupan kami ada di kebun, “Ujarnya”.(NP)












