Wamena (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si meminta kepada petugas bandara dan juga KKP yang ada di Bandar Udara Sentani untuk benar-benar memeriksa atau melakukan Rapid Test kepada setiap penumpang yang akan berangkat ke Kabupaten Jayawijaya.
Karena, kata Bupati Jayawijaya, setelah dilakukan pemeriksaan ulang atau Rapid Test, beberapa penumpang tujuan Jayapura-Wamena sempat diperiksa dan terkonfirmasi Reaktif dari hasil Rapid Test.
Menurut Bupati, pada awal penerbangan perdana ke Kabupaten Jayawijaya, Tim Covid-19 Jayawijaya telah menemukan 4 orang yang reaktif, dan keempat orang tersebut merupakan penumpang asal dari Jayapura dan setelah di lakukan Swab, ternyata satu orang terkonfirmasi Positif Covid-19.
“Kami Sangat menyayangkan kejadian lolosnya salah satu penumpang yang hasil Rapid Testnya di Jayapura Reaktif, namun bisa diijinkan terbang ke Kabupaten Jayawijaya,” kata Bupati Jayawijaya, Jumat (10/7/2020) di ruang kerjanya.
Diakui, walapun sudah diperketat di Bandar Udara Wamena, namun masih satu ditemukan ada yang reaktif dalam setiap kali penerbangan.
Menurutnya, tugas ini sebenarnya bukan hanya menjadi tugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saja untuk memeriksa setiap kelengkapan dokumen dari penumpang, namun harus menjadi tugas dan tanggungjawab setiap maskapai penerbangan yang melayani penerbangan penumpang dari Jayapura ke Wamena.
Untuk hal ini, Bupati Kabupaten Jayawijaya memastikan akan melakukan Evaluasi menyeluruh terhadap penerbangan pesawat Penumpang yang masuk ke Wamena.
Namun sebelum diputuskan, dirinya akan mengundang para Bupati dan juga Ketua Asosiasi Bupati Sepegunungan Tengah juga Forkopimda yang ada guna membicarakan dan mengevaluasi kegiatan penerbangan sejak tanggal 26 Juni lalu hingga saat ini.(NP)












