Wamena (KT) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah memrogramkan upaya perbaikan dan pengerasan jalan lingkar antar Distrk Wollo, Bpiri dan Distrik Koragi Kabupaten Jayawijaya.
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum menjelaskan, jalan penghubung antara distrik yang ada di Wilayah Wollo, Bpiri dan Koragi telah menjadi program pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
Namun untuk perbaikan dan upaya pengerasannya belum dapat dilakukan pada Tahun 2020 ini, karena hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Jayawijaya dihadapkan pada penanganan Covid-19.

“Yang Jelas jalan lingkar ini masuk dalam Program Pemerintah, apakah tahun ini atau tahun depan kita akan lihat,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Wakil Bupati, pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan tetap memprioritaskan peningkatan kualitas jalan penghubung antara distrik Wollo, Bpiri dan Koragi hingga tembus di Wilayah Distrik Yalengga Kabupaten Jayawijaya.
Diakui Wakil Bupati, jalan lingkar antara distrik merupakan program usulan yang dibawah dalam Musrembang tingkat Kabupaten, itu berarti akan menjadi tanggungjawab Kabupaten.
Begitu juga untuk pengerjaannya, akan dilakukan oleh Kabupaten, karena jalan yang akan dibangun ada dalam Wilayah Kabupaten Jayawijaya, namun untuk pengusulannya akan tetap diusulkan ke Provinsi.
Terkati pengawasan jalan darat yang menghubungkan Jayapura dan Kabupaten Yalimo, Wakil Bupati Jayawijaya yang juga Ketua Penanganan Covid-19 Lapago berharap Pemerintah Yalimo fokus untuk menangani dan mengawasai jalan darat.
Karena beberapa kejadian masuknya adik-adik serta warga dari Jayapura ke Wilayah Lapago tidak ada pengawasan yang ketat.
“Kita ketahui banyak warga yang sudah melintas masuk wilayah Lapago, jadi pemerintah Yalimo harus benar-benar mengawasinya dengan serius,” kata Marthin Yogobi.
Menurut Marthin Yogobi, kita tidak bisa mnegetahui status kesehatan warga yang melintas melalui jalan darat, apalagi pemeriksaan Rapid Test di Jayapura akurasinya masih diragukan.(NP)












