Kapolres Minta Warga Yang Bertikai Bisa Wujudkan Kedamaian

Senjata Tajam Yang Disita Serta Minuman Beralkohol Pada Kegiatan Swiping

Wamena (KT) – Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen, meminta kepada warga Distrik Pelebaga dan Warga Ditarik Hubikosi untuk dapat mewujudkan kembali rasa kedamaian di Distrik masing-masing.

Diakui, pertikaian antara warga dua distrik di Wamena telah dipertemukan di Polres Jayawijaya dan itu fasilitas oleh FKUB dan juga Lembaga Adat.

Sehingga, sebagai tokoh adat dan juga orang-orang yang berpengaruh ditengah masyarakat, Kapolres meminta agar tokoh-tokoh penting dari dua distrik yang bertikai dapat menjadi contoh, agar proses penyelesaian yang dilakukan selama beberapa hari ini dapat menemukan satu kesepakatan perdamaian.

“Tujuan berdialog untuk menyelesaikan masalah dan menentukan denda adat agar tercipta perdamaian,” kata Kapolres Rumaropen.

Kapolres berharap, kedua belah pihak harus sama-sama tenang, tidak menunjukan emosi masing – masing, tujuannya agar dalam proses penyelesaian dapat ditemukan satu kesepakatan bersama.

Kapolres Rumaropen berharap kepada pihak yang menuntut, agar dapat menyesuaikan tuntutan sesuai dengan kemampuan orang yang dituntut.

Untuk mengantisipasi kemungkinan gesekan antara warga dia disuruh tersebut, Kapolres Rumaropen menyebutkan, pihak kepolisian terus melakukan patroli dan swiping senjata tajam, sehingga pada hari Senin (24/8/2020), polisi kembali lagi melakukan Kegiatan Patroli dan Swiping senjata tajam.

Razia oleh pihak kepolisian dan aparat gabungan, dilakukan di Pertigaan Jalan Irian Wamena, dengan sasaran terutama bagi setiap orang yang datang dan ingin masuk Kota Wamena.

Jelas Kapolres, Kepolisian akan mengambil tindakan tegas jika menemukan ada warga yang membawa senjata tajam kedalam kota Wamena, dan tindakan yang akan diambil kepolisian ialah dengan memberikan pengertian dan pemahaman, sedangkan untuk alat tajamnya akan diamankan di Polres Jayawijaya.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *