Wamena (KT) – Keberadaan Posko Covid-19 yang dibangun Pemerintah Wilayah Lapago di Jayapura sangat Efektif menurunkan angka Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya dan Wilayah Lapago.
Ketua Tim Gugus Tugas Peercepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si membenarkan, setelah dibangunnya Posko Covid-19 untuk melakukan Rapid Test terhadap setiap penumpang yang ingin masuk ke Wamena, angka Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya secara perlahan mulai menurun.
Jhon Banua menyebutkan, hingga tanggal 31 Agustus 2020, penderita Covid di Jayawijaya tersisa 3 Pasien.
“Penderita Covid-19 menurun, kemarin 4 namun sekarang di rilis pasien tingga 3 dan 3 orang yang tersisa ini semua dari Jayapura,” kata Jhon Banua.

Tim Covid-19 Kabupaten Jayawijaya akan tetap mempertahankan Tim Posko Covid-19 di Jayapura, tujuannya untuk memperketat arus masuk penumpang ke Kabupaten Jayawijaya dan Wilayah Lapago, sehingga masyarakat terbebas dari Covid-19.
“Tahapan-tahapan untuk setiap penumpang yang ingin masuk ke Wamena kami tetap jaga, melalui Scraning di bandara khusus untuk penumpang yang ingin masuk di Wamena,” kata Jhon Banua.
Jhon Banua menyebutkan, selain Scraning bagi setiap penumpang yang masuk dari Jayapura ke Jayawijaya, Tim Covid-19 Jayawijaya juga akan kembali melakukan Scraning lokal di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Terkait jalan darat yang selama ini masih dilalui oleh masyarakat, Jhon Banua berharap, untuk jalan darat seharusnya menjadi tugas dan tanggungjawab Kabupaten Yalimo, karena ada di Wilayah Kabupaten Yalimo.
Namun sebagai Kabupaten Induk, Jhon Banua akan menjalin koordinasi dan komunikasi terkait upaya memperketat jalur jalan darat.
Terkati sangsi bagi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di Luar rumah, Jhon Banua belum dapat memastikan hal itu, namun semuanya harus melalui koordinasi dan kesepakatan bersama dengan semua pihak, sehingga aturan dan sangsi yang diberlakukan tidak berbenturan dengan keinginan masyarakat.(NP)












