Disnakerindag Diminta Kreatif Kelola Hasil Kebun Masyarakat

Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Melakukan Panen Ubi Jalar Di Distrik Molagalome Kabupaten Jayawijaya Dan Mama-Mama Saat Membawa Ubi Jalar Dengan Noken

Wamena (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Pedanganan (Disnakerindag) Kabupaten Jayawijaya untuk dapat berkeratif mengelala hasil Kebun milik masyarakat Kabupaten Jayawijaya.

Permintaan itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya, usai melakukan kunjungan kerja dan panen Raya Hepere di perkebunan masyarakat yang ada di Wilayah Distrik Molagalome Kabupaten Jayawijaya, Selasa (20/10/2020).

Kata Bupati, hasil kebun dari lahan perkebunan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya sangat berfariasi, mulai dari sayur-mayur, ubi-ubian serta hasil kebun yang lainnya.

Sehingga sangat penting jika ada upaya dan keratifitas dari dinas terkait dalam hal ini Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya untuk megelola dan menjadikan bahan makanan siap saji dari bahan perkebunan lokal milik masyarakat.

Bupati mencontohkan, misalnya Ubi Jalar dapat dijadikan keripik, Mie, ataupun kue Bolu serta makanan siap saji lainnya yang berasal dari bahan lokal Ubi Jalar.

Untuk saat ini, Kata Bupati Banua, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus memberikan dorongan dan dukungan kepada masyarakat petani yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Dengan memberikan bantuan dana motivasi kerja serta alat kerja dan juga memberikan bantuan ternak anak babi.
Tujuannya bantuan yang dilakukan pemerintah ialah untuk menyemangati masyarakat agar tidak melupakan kebiasaan atau budaya kita sebagai orang gunung.

Untuk hasil yang dipanen dari lahan perkebunan masyarakat, Bupati Banua meyebutkan, setiap kali diundang dan melakukan Panen, Pemerintah langsung akan membeli hasil panen milik masyarakat.

Tujuannya, agar masyarakat dapat menggunakan dana hasil pembelian Ubi Jalar untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan tetap berapa dikantor untuk dapat membuka lahan-lahan baru.

Sementara itu, Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, Lukas Kosay mengakui, sesuai istruksi Bupati, Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya tetap melaksankannya dalam upaya mengelola bahan lokal masyarakat menjadi makanan siap saji.

Untuk saat ini, Disnakerindag telah memesan alat ataupun mesin pembuat Mie dari bahan lokal Ubi Jalar.

Direncankan dalam waktu yang tidak lama, alat tersebut telah tiba di Wamena dan akan diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya kepada masyarakat petani yang ada di Wilayah Distrik Wamena.

Menurutnya, semua kelompok tani akan mendapatkan jatah mesin pembuat Mie, namun untuk sementara Pemerintah melalui Disnakerindag akan mendatangkan mesinnya dalam dua tahap.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *