DPW PBB Tegaskan Tidak Ada Recall Perwakilannya di DPRD Waropen

DPW PBB Tegaskan Tidak Ada Recall Perwakilannya di DPRD Waropen

JAYAPURA (KT) – DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Papua tegaskan tidak akan melakukan recall atau Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap salah satu kadernya yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Waropen periode 2019-2024.

Ketegasan DPW PBB Papua ini, menyusul perkembangan isu yang belakangan terjadi di Kabupaten Waropen, yang diduga kuat mencuat lantaran adanya dendam politik dari kalangan penguasa.

“Selaku ketua DPW PBB saya tegaskan bahwa tidak ada PAW untuk Aleg (Anggota Legislatif) kami yang saat ini menjadi perwakilan di DPRD Kabupaten Waropen,”Kata Ketua DPW PBB Papua, Fransiscus X. Magay kepada wartawan, Kamis (18/03/2021) di Jayapura.

Ia menyebut perwakilan Aleg perwakilan PBB di DPRD Kabupaten Waropen hanya satu kursi, yang diduduki oleh Nixon Yenusi. “Perwakilan PBB ini hendaklah dihormati, sebab terpilihnya beliau karena suara rakyat, rakyatlah yang memilih sehingga tidak perlu melakukan manufer dengan menyebarkan isu maupun rumor bahwa yang bersangkutan akan di PAW,” jelasnya.

Apalagi, kata Fransiscus, proses PAW sendiri tidak serta merta harus dilakukan karena kepentingan segelintir orang diluar Partai, namun ada proses dan tahapannya sesuai aturan.

“Semua itu harus berjalan sesuai AD\ART Partai, dan tidak boleh ada intervensi dari pihak diluar partai termasuk penguasa,” katanya.

Sementara Nixon Yenusi menyebut rumor adanya PAW terhadap dirinya mulai dihembuskan di akhir tahapan Pemilu. Dimana Ia secara tidak langsung dianggap tidak mendukung calon yang diusung PBB.

“Saat Pilkada, PBB mengusung calon Petahana dan dukungan itu langsung dari pusat tanpa proses atau usulan dari daerah, secara kader saya tetap mendukung kebijakan partai, tapi secara pribadi saya tidak memberi dukungan kepada siapapun yang maju pada Pilkada kemarin,” jelasnya.

Bertolak dari hal itulah yang selanjutnya dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk mencari celah terhadap dirinya. Apalagi dalam aktifitasnya sebagai wakil rakyat, Nixon mengaku memegang sejumlah posisi strategis bahkan masuk dalam fraksi yang saat ini menjadi oposisi dengan pemerintahan di Kabupaten Waropen.

“Intinya ini merupakan dendam politik, dan oleh pihak-pihak tertentu sengaja menyebarkan isu PAW ini. Sebab sampai saat ini tidak ada satupun celah atau kesalahan saya yang saya langgar baik sebagai anggota dewan maupun kader Partai,” katanya.

Nixon pun menyatakan tidak gentar dengan ancaman ataupun bayang-bayang kekuasaan terhadap isu pelengseran dirinya dari kursi Legislatif di DPRD Kabupaten Waropen.

“Saya bekerja dengan baik dan jalan sesuai aturan di lembaga rakyat, demikian juga loyalitas sebagai kader partai,” tegasnya. (TA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *