Wamena (KT) – Warga masyarakat yang ada di Distrik Pisugi dan juga Distrik Libarek Kabupaten Jayawijaya, telah sepakat mendukung pelaksanaan pembangunan Jalan Lingkar Lukmen.
Kesepakatan mendukung pembangunan jalan lingkar Lukmen yang akan melewati dua distrik tersebut diambil secara bersama-sama dalam satu pertemuan terbuka yang dilaksankan, Kamis (29/4/2021) di Kampung Wara Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya.
Pertemuan itu sendiri, difasilitasi langsung oleh Kepala Distrik Pisugi dan juga Kepala Distrik Libarek, dimana dalam pertemuan itu hadir juga Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum, yang saat itu berkesempatan melakukan kunjungan kerja dan tatap muka bersama masyarakat yang ada di Distrik Pisugi.
“Hari ini sebenarnya hari kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya yang secara rutin dilakukan, dan kebetulan saya kunker ke Distrik Pisugi, kebetulan juga ada salah satu rencana diskusi yang berhubungan dengan pembangunan jalan lingkar Lukmen, sehingga masyarakat meminta saya untuk hadir dalam pertemuan itu,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya menyebutkan, pertemuan dan diskusi tentang pembangunan jalan lingkar Lukmen yang akan melewati Distrik Pisugi dan Libarek, dilakukan oleh masyarakat dan berlangsung sejak pagi hari hingga sore.
Dari diskusi yang berlangsung, memang terjadi beberapa perdebatan dan pertentangan, karena jalan yang akan dibangun akan melewati beberapa tepat sakral yang sesuai tradisi masyarakat balim sangat tidak diperbolehkan.
Setelah diskusi yang panjang terjadi, Wakil Bupati menyebutkan, telah disepakati oleh masyarakat dari dua distrik itu, bahwa masyarakat Distrik Libarek dan Pisugi mendukung pembangunan jalan Lingkar Lukmen.
“Masyarakat dari Distrik Libarek dan Pisugi sudah sepakat jalan Lingkar Lukmen akan melewati sampai Distrik Wita-Waya dan akan masuk distrik Pisugi sampai Kampung Wara, dan masyarakat Kampung sudah sepakat jalan itu melewati Bukit Wara di Kampung Wara,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Namun, masyarakat dari dua distrik telah menyepakati agar, Jalan Lingkar Lukmen dapat di Bangun melewati Bukit Wara hingga tembus ke Jalan besar atau jalan utama, dan nantinya akan berbelok ke arah kota hingga sampai depan jalan masuk Mumi Aikima, setelah itu dilanjutkan hingga menyeberang kali Aki hingga sampai ke Kampung Pabuma dan selanjutnya akan ke Distrik Siepkosi.
Walapun demikian, sebagian masyarakat dari dua distrik itu, khususnya masyarakat pemilik Hak Ulayat ada yang keberatan menerima dan mendukung Pembangunan jalan Lingkar Lukmen.
Karena, menurut masyarakat pemilik Hak Ulayat, jika pekerjaannya menggunakan gambar mentah, maka beberapa tempat sakral akan terkena dampak pembangunan jalan Lingkar Lukmen, sehingga akan berdampak pada keberlangsungan kehidupan dan budaya masyarakat Balim.
Kata Wakil Bupati Jayawijaya, beberapa catatan penting dan Tindak lanjut pertemuan itu, akan disampaikan kepada Bapak Bupati Jayawijaya.
“Tadi juga pertemuan itu dihadiri oleh teman-teman Kontraktor dan mereka sudah mendengar, dan kami berharap, kalau sudah begini kontraktor sudah bisa mobilisasi alat untuk siap bekerja,” kata Wakil Bupati Jayawijaya.
Kedepannya, Wakil Bupati berharap, jika pekerjaan pembangunan sudah dilakukan, diharapkan dapat melibatkan anak-anak pengusaha asli Papua Jayawijaya yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jayawijaya Fraksi Agamua, Yunus Marian menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Papua, karena telah memiliki kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, terutama dengan langsung memberikan jalan Lingkar Lukmen yang tentunya akan digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
“Terkait dengan jalan lingkar Lukmen yang dikasih Bapak Gubernur Provinsi Papua untuk di Bangun di Jayawijaya, mewakili masyarakat saya sampaikan terimakasih kepada Bapak GUbernur Provinsi Papua,” kata Yunus Marian.
Selain itu juga, selaku keterwakilan rakyat Jayawijaya yang duduk di DPRD Jayawijaya, dirinya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang ada di Wilayah Distrik Pisugi, Libarek dan juga Wita-Waya karena telah membuka diri untuk menerima program pembangunan jalan Lingkar Lukmen di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Yunus Marian menyebutkan, setelah disepakati oleh masyarakat yang ada di Wilayah Distrik Pisugi dan juga Libarek, maka pembangunan Jalan Lingkar Lukmen sudah dapat dikerjakan oleh Kontraktor.
Namun, Yunus Marian tetap berpesan dan berharap, kepada Kontraktor besar yang mengerjakan jalan Lingkar Lukmen, agar dapat membagi pekerjaan dalam bentuk Sub-Sub Kontrak kepada setiap kontraktor anak asli Papua Jayawijaya yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Karena, ada banyak anak-anak pengusaha Asli Papua Jayawijaya yang memiliki kemampuan dan kesanggupan untuk mengerjakan pekerjaan jalan Lingkar Lukmen.
Pertemuan itu dihadiri tua-tua adat, Kepala Desa, Pemuda dan perempuan, tokoh Gereja, serta pemilik Hak Ulayat.(NP)












