JAYAPURA (KT) – Sejumlah anggota DPR Papua yang tergabung dalam Pansus Otsus, telah menghantar hasil kerjanya dalam bentuk aspirasi kepada para wakil rakyat di Senayan.
Lantas apa point penting dari Aspirasi tersebut?
Anggota DPR Papua, Decky Nawipa menyebut ada tiga point penting yang menjadi nilai tawar Pansus Otsus Papua.
“Nilai tawar ini menyangkut revisi UU Otsus jangan terbatas pada dua pasal saja, pemerintah harus membuka ruang dialog dan soal pemekaran Provinsi di wilayah Papua,” jelas Decky Nawipa, melalui selularnya, Kamis (24/06/2021)
Decky menjelaskan terkait point pertama, Pansus Otsus Papua meminta pelaksanaan Revisi UU Otsus dilakukan secara menyeluruh sesuai mekanisme pasal 77, terkait usulan rakyat Papua yang disampaikan melalui DPR Papua dan MRP atau pemerintah.
“Jadi harus melibatkan suara rakyat yang telah dikemas oleh DPRP, MRP atau pemerintah, sehingga suara rakyat Papua dapat terakomodir dan
tidak ada pihak yang merasa di rugikan,” kata Decky.
Tawaran politik berikutnya terkait keterbukaan pemerintah pusat untuk dialog bersama organisasi di Papua, masing-masing ULMWP, KNPB TPNOPM dan komponen rakyat Papua yang pro kemerdekaan.
“Jadi pemerintah harus membuka kesempatan itu, kita harus mencari solusi sebab dialog itu tidak terbatas bicara merdeka, akan ada banyak hal yang ditemukan saat dialog nantinya,” jelas Decky
Selanjutnya terkait dengan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), menurut Decky Pansus Otsus Papua meminta agar untuk saat ini belum pas.
“Tidak menolak untuk DOB atau pemekaran provinsi di Papua, tapi belum waktunya,” katanya singkat.
Decky Nawipa menambahkan sejauh hasil kerja Pansus Otsus DPR Papua serta point-point nilai tawar untuk kepentingan revisi UU Otsus telah disampaikan kepada semua fraksi yang ada di Senayan, kecuali Fraksi PDI Perjuangan.
Sehingga Decky selaku anak asli Meepago berharap, para Wakil Rakyat khususnya perwakilan anak-anak Papua yang duduk di DPR-RI berbuah baik sehingga dapat menjawab seluruh persoalan di Papua. (TA)












