Wamena (KT) – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) dari Fraksi Adat, Mama Yakoba Lokbere meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Nduga dan juga Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk membuktikan jati dirinya sebagai perpanjangan tangan Allah di Dunia.
Sebagai perpanjangan Tangan Tuhan di Dunia, sudah seharusnya pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Nduga, dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa melihat para pengungsi Nduga yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Apalagi, keberadaan warga masyarakat Nduga yang menungsi di Kabupaten Jayawijaya sudah sejak tahun 2018 lalu hingga saat ini di tahun 2021.
“Pengungsi ini sejak tahun 2018 sampai sekarang itu ada di Kabupaten Jayawijaya. Saya sebagai anggota DPRP Anggota Provinsi Papua saya berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang telah memberikan tempat untuk masyarakat Nduga di Wilayah Kabupaten Jayawijaya,” kata Mama Yakoba Lokbere, Selasa (27/7/2021) usai menyalurkan bantuan bahan makanan bagi Warga Pengungsi Nduga di Halaman Gereja Weneroma Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya.
Menurutnya, keberadaan Pengungsi di Wilayah Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu persoalan yang harus dipecahkan dan dicarikan solusi bersama-sama, baik itu Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Nduga dan juga Kabupaten Jayawijaya.
Kata Mama Yakoba Lokbere, Pemerintah harus berbesar hati untuk menghadapi persoalan pengungsi Nduga, karena hal ini harus dilihat dari sisi kemanusiaannya, apalagi situasi yang dihadapi warga Nduga merupakan situasi yang serius dan dihadapi oleh Orang Papua.
“Persoalan ini bukan dialami oleh satu suku ini, melainkan persoalan Orang Papua, jadi harus dilihat dari sisi kemanusiaannya,” kata Mama Yakoba Lokbere.
Sehingga, kalau berbicara bahwa Pemerintah merupakan wakil Allah di Dunia, maka perlu dipertanyakan tentang tanggungjawab apa yang sudah dilakukan Pemerintah kepada masyarakat, artinya, masyarakat yang ada saat ini membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah.
“Masyarakat ada pemerintah juga ada, pemerintah ada maka masyarakat ada, jadi ini dua sisi mata uang yang tidak bisa kita pisahkan,” kata Mama Yakoba Lokbere.
Menurutnya, masalah warga Pengungsi Nduga, membutuhkan uluran tangan semua pemimpin-pemimpin Papua yang ada di Tanah Papua, sehingga pada waktu yang tepat dan itu waktu Tuhan, warga Pengungsi yang ada di Kabupaten Jayawijaya akan kembali ke Kampung halamannya masing-masing.(NP)
Pemerintah Diminta Tunjukan Bukti Perpanjangan Tangan Allah Bagi Warga Pengungsi Nduga












