HiLabewa Kecam Ungkapan Buruk Kepada Mahasiswa Wamena

Pengurus Hi-Labewa, Samuel Pigay

Wamena (KT) – Himpunan Lahir Besar Wamena (LABEWA) DPC Kab. Jayawijaya, mengecam ungkapan buruk dan menuntut Rektor Universitas Papua (Unipa) Dr. Meky Sagrim, SP.,M.Si bertanggung jawab atas penipuan publik yang dilontarkan.

Hal itu dikatakan, Sekretaris HiLabewa, Samuel Pigay, saat Jumpa pers yang diadakan di Sekretarian Himpunan LABEWA (Pan.Mubes LABEWA) di jalan Trikora Wamena, yg dihadiri oleh Sekretaris Pan.Mubes Dan beberapa anggota LABEWA lainnya, belum lama ini di Wamena.

Jumpa pers diawali dengan Kata kata semangat juang bagi mahasiswa yang mempunyai hak untuk mendapatkan Pendidikan yang layak, dan wajib dilindungi oleh Negara.

Badan Pengurus LABEWA DPC Jayawijaya dan juga Pan.Mubes LABEWA , meminta kepada Rektor Universitas Papua (Unipa) Dr. Meky Sagrim, SP.,M.Si harus bertanggung jawab atas penipuan publik yang dilontarkan.

“Kami meminta rektor Unipa segera bertanggung jawab atas pencemaran nama baik suku dengan rilis tertulis Kelompok mahasiswa Wamena,” katanya. Kami merasa kesal dengan pernyataan Rektor Unipa yang memukul umum nama suku Wamena”.

Maka dengan ini kami menyatakan sikap kami sebagai anak anak yang Lahir Besar di Wamena, sebagai berikut:

1. Segera bertanggung jawab atas penipuan publik dalam ujaran 39 mahasiswa baru angkatan 2021 yang tidak terdaftar tes lokal adalah penipuan publik, namun yang sebenarnya 39 mahasiswa sudah terdaftar pada jalur tes lokal.

2. Segera bertanggung jawab atas ujaran pencemaran nama baik mahasiswa Wamena yang diliris dalam edaran tertulis “Kelompok mahasiswa Wamena” sebenarnya aksi tersebut dilakukan oleh solidaritas mahasiswa Unipa.

3. Segera meminta maaf kepada Mahasiswa Asal Wamena, maupun masyarakat Wamena secara keseluruhan, dan mengakomodir kembali anak anak asli Papua, untuk dapat Masuk pada Universitas Papua Manokwari.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *