Kepala Kampung Distrik Yalengga Komitmen Turunkan Angka Stunting

Wamena (KT) – Kepala Kampung yang ada di Wilayah Distrik Yalengga Kabupaten Jayawijaya berkomitmen bersama untuk menurunkan angka Stunting di Wilayah Distrik Yalengga.

Ketua panitia kegiatan Stunting Distrik Yalengga, Timur Tabuni, yang juga sebagai Kepala Kampung Tagani menjelaskan, melalui kegiatan peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam rangka penurunan stunting di 10 kampung di distrik Yalengga, 10 kampung yang ada di wilayah distrik Yalengga sudah berkomitmen bersama untuk menurunkan angka stunting.

Menurutnya, kegiatan yang sama sudah dilakukan pada tahun sebelumnya, dan untuk saat ini, 10 kepala Kampung membuat kesepakatan agar kegiatan yang sama akan tetap dilakukan setiap tahun, dalam rangka menurunkan angka stunting di Wilayah Distrik Yalengga.

Dalam kegiatan Stunting dihalaman kantor Distrik Yalengga, melibatkan ibu-ibu Kader PKM yang ada di 10 Kampung dan bekerjasama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Yalengga, serta melibatkan PKK dan DPMK Kabupaten Jayawjaya.

Dijelaskan, rangkaian kegiatan Stunting di Distirk Yalengga berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 13 September hingga 15 September 2021, dimana untuk hari terakhir pelaksanaan kegiatan dilakukan di luar ruang dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, serta pemberian makanan tambahan bagi anak-anak Balita.

Pendamping Distrik Yalengga, Hermon Asmuruf mejelaskan, dalam kegiatan Stunting di Distirk Yalengga, beberapa kegiatan telah dilakukan, diantaranya pelatihan kader-kader Stunting, serta kegiatan pemberian makanan tambahan dan pengobatan massal dan Posyandu.
Menurutnya, Kegiatan Stunting merupakan kegiatan Nasional yang menggunakan dana APBN dari dana Desa, dimana kegiatannya bertujuan untuk mengurangi angka Stunting yang berada di Kabupaten Jayawjaya, khususnya di Distrik Yalelngga dan menghasilkan anak-anak Yalengga yang sehat.
“Kita mellihat datanya lagi merah, sehingga bagaimana kita membangun komitmen dari kampung untuk kurangi angka Stunting ini, supaya anak-anak kita yang ada saat ini bertumbuh lebih baik,” kata Hermon Asmuruf.
Sementara itu, Kepala Distrik Yalengga, Laorens Leo Wandikbo menyambut baik kegiatan Stunting yang dilakukan di Distirk Yalengga Kabupaten Jayawijaya.

Namun yang mejadi kendala dan kekesalannya ialah, Puksesmas Yalengga tidak melakukan pendataan dengan baik dan tidak melanjutkan data sampai ke Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya.

Apalagi, sesuai data yang disampaikan Bapeda Jayawijaya, beberapa Kampung sama sekali tidak ada data Stunting dan dalam kategori merah.

Selaku Kepala Distrik Yalengga, dirinya meminta kepada Dinas kesehatan untuk turun melakukan pendataan, sehingga data yang ada saat ini dapat dicocokan sesuai temuan dilapangan.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *