Wamena (KT) – Kehadrian anak-anak Pendeta Gembala (APG) sebagai Wadah sayap Gereja Kingmi, guna mengawal keberadaan Injil empat berganda yang merupakan warisan orang tua kepada anak-anak APG.
Ketua APG Pusat, Decky Nawipa, saat ditemui usai kegiatan Natal APG Ke-III menjelaskan, tujuan kehadiran APG tentunya untuk merangkul semua anak-anak APG, agar dapat menjadi satu kekuatan, selain itu juga, kehadiran APG untuk mengawal Injil Empat Berganda yang merupakan warisan orang-orang tua kepada APG.
“Orang tua kami tinggalkan Warisan itu hanya Injil Empat Berganda, sehingga berangkat dari pikiran itu, munulah sebuah organisasi untuk kami topang kedepan,” kata Decky Nawipa, usai perayaan Natal APG Ke-III, di Halaman Gedung Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Imamet Sinakma Wamena Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (13/12/2021).
Menurut Decky, kehadrian APG sebagai satu Wadah atau organisasi sayap dibawa payung Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Indonesia, berawal dari beberapa pergumulan yang selama ini terjadi, sehingga setelah disahkan dalam Konngres di Timika, APG dalam waktu yang tidak terlalu lama akan melaksanakan Kongres Pertama APG, dalam rangka membuat Legalitas, antara lain membentuk AD/ART dan program kerja.
“Kita tidak akan main tunjuk, tetapi semua harus melalui prosedur dan mekanisme oraganisasi, karena kerja APG sesuai dengan Firman Tuhan dari Matius 24 Ayat 19 – 21,” kata Decky.
Dalam kongres pertama nanti, APG akan membentuk AD/ART serta akan menentukan Logo APG, menentukan badan pengurus lengkap dan juga bersama-sama membicarakan program kerja APG kedepannya.
Secara nyata, Program APG yang berbadan Hukum dan sudah dilakukan ialah Program Tol Laut dalam rangka mengawal dan menekan tingkat kemahalan di Wilayah Indonesia termasuk Papua, dan Hal itu sedang berjalan di Wilayah Meepago dan Lapago.
Dirinya berharap, seluruh APG dapat menyatukan barisan guna menopang pekerjaan dan pelayanan Tuhan.
Sementara itu, Salah satu pengurus APG, Yakoba Lokbere berharap, dalam perjalanan kehadiran APG, setiap APG harus menjadi berkat dan tetap berada pada garda terdepan untuk menjadi contoh yang baik kepada saudara-saudara kita yang ada di Tanah Papua.
Menurutnya, Injil yang adalah kekuatan Tuhan telah diberitakan oleh orang-orang tua terdahulu, sehingga sudah menjadi tugas APG untuk mengaplikasikannya kedalam kehidupan setiap APG dan juga kepada umat Tuhan yang ada di Tanah Papua.
Dalam Momen Natal APG itu, mewakili Ketua Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pendeta Yahya Lagoan, M.Th menyerahkan SK Pengurus APG Pusat kepada Ketua APG Pusat Decky Nawipa.
Pendeta Yahya Lagoan, M.Th mengapresiasi kebersamaan APG sebagai wadah sayap dari Gereja Kingmi, sehingga Sinode akan tetap memberikan dukungan terhadap kerja-kerja yang dilakukan APG.(NP)












