Pengelola Wisata Diminta Tanam dan Kembangkan Kembali Bunga Plastik

Bunga Plastik Khas Wamena Yang Di Jadikan Hiasan Rumah

Wamena (KT) – Pemilik dan pengelola Wisata yang ada di Kabupaten Jayawijaya, diminta untuk menanam dan mengembangkan kembali Bunga Plastik (Chrysanthemum Indicum) di lokasi Wisatanya masing-masing.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Jayawijaya, Lince Kogoya Yogobi menyebutkan, Bunga Plastik merupakan salah satu Bunga yang menjadi kebanggaan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

Namun, bergantinya tahun dan semakin maju Kabupaten Jayawijaya, membuat masyarakat di Jayawijaya melupakan untuk tetap melestarikan dan menanam Bunga Plastik, sehingga beberapa bunga-bunga yang menjadi kebanggaan masarakat Jayawijaya menuju kepada kepunahan.

Menurut Ketua GOW Kabupaten Jayawijaya, Kegunaan Bunga Plastik sangat banyak, karena selain memperindah dan menjadi hiasan dalam rumah, Bunga Plastik bisa digunakan untuk pemanfaatan lainnya, seperti ditata menjadi huruf untuk ucapan selamat, ditata sebagai busana, serta kegunaan lainnya.

Selain itu, tidak hanya masyarakat Jayawijaya saja yang suka dengan Bunga Plastik, tetapi banyak masyarakat dari luar Wamena dan juga Wisatawan yang datang untuk membawa Bunga pelastik dari Wamena untuk dijadikan oleh-oleh bagi sanak keluarganya.

Itu artinya, dengan mengembangkan kembali Bunga Plastik di Kabupaten Jayawijaya, dapat menambah penghasilan bagi petani Bunga plastik dan juga bagi pedagang Bunga Pelastik di Kabupaten Jayawijaya

Untuk hal itu, Ketua GOW meminta kepada setiap pengelola tempat Wisata yang ada di Kabupaten Jayawijaya, agar dapat menanam dan mengembangkan Bungan Plastik, Aster dan juga Dahlia di pekarangan ataupun lokasi tempat Wisatanya masing-masing, sehingga ada daya tarik lain bagi pengunjung yang datang untuk melepas lelah atau berlibur di lokasi tempat Wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisaya dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya, Engelberth Sorabut menyebutkan, saat ini Bunga Plastik merupakan Bunga yang langkah dan tidak banyak ada di daerah lain.

Menurutnya, pelestarian dan pengembangan Bunga Plastik di Kabupaten Jayawijaya harus tetap di jaga, sehingga bagi setiap pengelola Objek Wisata di Jayawijaya, dapat mananam dan mengembangkan Bunga Plastik di lingkungan Wisatanya masing-masing.

Karena, untuk saat ini, keberadaan Bunga Plastik di Kabupaten Jayawijaya sudah sangat langkah dan jarang untuk ditemukan di Kota Wamena.

“Dulunya itu banyak sekali dan banyak juga tamu yang datang ke Wamena membeli dan membawanya sebagai oleh-oleh,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya.

Dirinya berharap kepada pemilik Objek Wisata dan masyarakat Jayawijaya untuk mulai kembali memanfaatkan pekarangan yang ada dan bisa menanam untuk membantu mengembangkan Bunga Plastik di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *