Ketersediaan Cabe Keriting di Pasar Wamena Terbatas

Aktifitas Jual Beli di Pasar Potikelek Wamena Kabupaten Jayawijaya

Wamena (KT) – Ketersediaan Cabe Keriting di Pasar Wamena mengalami keterbatasan akibat pasokan dari Jayapura berkurang.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Jayawijaya melalui Kepala Seksi Pengadaan Penyaluran Ekpor dan Impor Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) Kabupaten Jayawijaya, Sammy Rumbino menjelaskan, untuk saat ini pasar di Wamena mengalami kekurangan Cabe keriting.

Menurutnya, hal ini dikarenakan berkurangnya pasokan Cabe keriting dari Jayapura ke Wamena Kabupaten Jayawijaya, ditambah lagi banyaknya permintaan dan pengiriman cabe keriting dari Wamena ke Luar Kabupaten Jayawijaya.

“Kenapa di Wamena kosong, karena dari Wamena yang sudah mulai drop ke Jayapura, sedangkan ketersediaan di Wamena terbatas khususnya penjual mama-mama Papua yang ada di beberapa pasar dalam Kota Wamena,” ungkap Sammy Rumbino.

Dari pantauan Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya di beberapa pasar dan terutama mama-mama menyuplai Cabe Keriting, kekosongan cabe keriting diakibatkan adanya kekeringan di beberapa lahan perkebunan khusus perkebunan Cabe Keriting.

Untuk harga jual Cabe keriting di Kabupaten Jayawijaya bervariasi, dimana untuk Cabe Keriting yang didatangkan dari Jayapura mengalamai kenaikan harga menjadi 110 ribu per satu kilo, sedangkan cabe keriting yang ada di Pasar Wamena Kabupaten Jayawijaya dikenakan harga sebesar 80 ribu per satu kilo.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *