Wamena (KT) – Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthiin Yogobi, SH.M.Hum berharap kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya agar minimal dapat mengurangi mental Konsumtif atau bersifat konsumsi dan tidak menghasilkan sendiri.
“Kita minimal kurangi mental Konsumtif kita,” ungkap Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthiin Yogobi, SH.M.Hum, usai melonching dan menyerahkan Bantuan BTPKLWN TNI, Selasa (12/4/2022) di Mako Kodim 102 Jayawijaya.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap, melalui program Bantuan BTPKLWN TNI dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh penerima bantuan, agar tidak dihabiskan dalam satu hari saja, karena tujuan dari program BTPKLWN TNI ialah mensejahterakan masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya, terutama pedagang kaki lima dan nelayan.
Selain itu, bantuan yang diberikan merupakan suntikan modal agar dapat mengembangkan usaha semakin lebih besar dan lebih maju dari sebelumnya terutama bagi mama-mama pedagang pinang, penjual roti, penjual sayuran dan yang tergabung dalam pedagang kaki lima.
Menurut Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, bantuan yang diberikan merupakan kebijakan dari Negara Indonesia yang disalurkan melalui TNI dalam rangka mendorong dan mendukung masyarakat mengembangkan usahanya dalam upaya mensejahterakan masyarakat di Jayawijaya.
Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang menjelaskan, bantuan yang disalurkan atas upaya dan kerjasama TNI dengan Pemerintah, KPPN, Bank BRI.
Sasaran penerima ialah mereka yang disebut pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan yang ada di Kabupaten Jayawijaya, dimana setiap orangnya mendapatkan bantuan dana sebesar 600 ribu rupiah, dimana pemerintah telah mengalokasikan dana untuk 1200 penerima manfaat dan pelayanannya akan dilakukan selama 10 hari kedepan.
Tidak hanya di Kabupaten Jayawijaya, Dandim 1702 Jayawijaya menyebutkan, bantuan yang sama juga akan disalurkana kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah dan juga Kabupaten Tolikara.
Tujuan pennyaluran bantuan untuk merangsang ekonomi masyarakat kecil terutama pedagang kaki lima yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, salah satu mama penjual sayur yang menerima Bantuan BTPKLWN TNI, Neli Weya menjelaskan, setelah mendapat informasi, dirinya langsung menyiapkan persyarakat dan mendaftarkan diri untuk menerima bantuan BTPKLWN TNI.
Mama Neli menjelaskan, bantuan yang telah diterima akan digunakan sebagai modal usaha untuk menjual sayur dan menjual sagu di Pasar Wouma Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya.(NP)












