Wamena (KT) – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP2AKB) Kabupaten Jayawijaya berkomitmen bersama OPD lintas sekotor yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk menekan jumlah stunting di Kabupaten Jayawijaya.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP2AKB) Kabupaten Jayawijaya, Ramlia Salim, Selasa (27/6/2022) menyebutkan, sesuai dengan fokus Bapak Bupati Jayawijaya, pelaksanaan Stunting akan dipusatkan pada 25 Kampung dari 20 Distrik yang menjadi target Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
Untuk melaksanakan Program Stunting di 25 Kampung dan 20 Distrik, DP2A KB bersama OPD lintas sekot dan dibantu oleh Kader-kader terpilih akan langsung turun ke lapangan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Jayawijaya.
Selain itu, dalam pelaksanaannya nanti, sebanyak 996 Kader Stunting akan diterjunkan langsung di 328 Kampung, terutama daerah fokus penanganan Stunting di Kabupaten Jayawijaya, dimana setiap kampung akan ditempatkan sebanyak 3 orang, guna membantu pemerintah menekan angka stunting dari 29 persen hingga harus berada di bawah angka 14 persen, dengan sasaran ialah balita, ibu hamil, ibu menyusui dan calon pengantin.(NP)












