Wamena (KT) – Paroki Kristus Jaya Wamena (PKJW), mendapatkan bantuan satu set lengkap alat Produksi Kopi dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
Penyerahan satu set lengkap alat Produksi Kopi dilakukan oleh Kepala Bapeda Kabupaten Jayawijaya, Ludya Logo kepada Pastor Paroki PKJW, Bartholomeus Oyan, Pr, di Halaman Gereja PKJW, Senin (4/7/2022).
Kepala Bapeda Kabupaten Jayawijaya, Ludya Logo menyebutkan, bantuan satu set lengkap alat produksi Kopi kepada PKJW merupakan bantuan yang berasal dari APBN Kementerian Desa tahun 2020.

“Waktu itu, proposal diajukan kepada kementerian Tahun 2020 silam, dan hasilnya sudah diserahkan pada tahun ini,” ungkap Kepala Bapeda, Ludya Logo.
Kepala Bapeda Jayawijaya berharap, bantuan yang sudah diberikan, setidaknya dapat digunakan sebaik-baiknya, terutama dapat digunakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) yang memiliki potensi lahan perkebunan Kopi di Kabupaten Jayawijaya.
Untuk penggunaan alatnya, Ludya Logo menyebutkan, akan digunakan di Kampung Waga-Waga Distrik Kurulu, karena di lokasi tersebut ada kelompok OMK yang memiliki lahan Perkebunan Kopi yang luas.
Pastor PKJW, Bartholomeus Oyan, Pr menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, karena telah memberikan perhatian kepada PKJW terutama kepada petani Kopi OMK yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
“Saya harap, bantuan ini dapat digunakan dengan baik oleh adik-adik OMK yang sedang berusaha mengembangkan Kopi,” ungkap Pastor Paroki PKJW.
Menurut Pastor Paroki, potensi Kopi sangat baik dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga adanya perhatian pemerintah melalui penyerahan bantuan alat produksi Kopi, sebagai Pastor Paroki dirinya berharap dapat mengembangkan dirinya untuk mendongkrak pendapatan di lingkungan OMK dan juga keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendry Tetelepta menjelaskan, bantuan yang satu set lengkap alat produksi Kopi terdiri dari, satu unit Mesin Rossting, satu Unit Mesin Packing, satu Unit Mesin Pengupas Kulit Ceri, satu Uni Mesin Pengupas Kulit Tanduk, Alat Timbangan dan Plastik Kemasan.
“Kita berharap, dari bantuan ini OMK nantinya dapat mendapatkan lapangan kerja dan memiliki pengalaman untuk dibagikan dalam meningkatkan ekonomi,” ungkap Hendry Tetelepta.
Disamping itu, bantuan yang telah diserahkan dapat menjadi Motivasi buat petani Kopi yang ada di Kabupaten Jayawijaya, untuk terus berupaya menanam dan mengembangkan lahan perkebunan Kopi di Kabupaten Jayawijaya, karena upaya tersebut merupakan salah satu pelung terbaik untuk menambah pendapatan dan meningkatkan ekonomi keluarga.
Dijelaskan, satu Set lengkap alat produksi Kopi yang telah diserahkan, menggunakan arus Listrik yang cukup tinggi, sehingga untuk penggunaannya, harus diserahkan kepada daerah yang memiliki jaringan listrik, sehingga penggunaan alatnya tepat dan berfungsi.(NP)












