Palak Sopir, 4 Pemuda Diringkus Di Jalan Trans Nabire-Paniai

Palak Sopir, 4 Pemuda Diringkus Di Jalan Trans Nabire-Paniai

JAYAPURA (KT) – Kepolisian Resor Nabire mengamankan 4 orang pelaku pemalakan di jalan Trans Nabire-Paniai tepatnya di Kampung Gerbang Sadu Wadio, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Selasa 12 Juli 2022 sekitar pukul 11.40 WIT.

Keempat pelaku berinisial ED (21), PA (15) pelajar di SMP Mantri SP1, YP (17) pelajar di SMA YPGI dan YG (24) beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Nabire.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan keempat orang yang melakukan pemalakan tersebut.

Kamal menjelaskan pemalakan itu dilakukan sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan mahasiswa untuk meminta sumbangan sukarela di jalan Trans Nabire-Paniai kampung Wadio Gerbang Sadu.

“Masyarakat yang melakukan aksi tersebut dikoordinir oleh salah satu pelaku yang berinisial ED dengan cara  berdiri di tengah jalan sambil memegang karton,” terang Kabid Humas.

Selain berdiri ditengah jalan, ada juga masyarakat yang melambai-lambaikan tangan guna memperlambat kendaraan yang akan melintas kemudian mengancam pengemudi mobil memakai parang. Mereka beralasan membawa parang untuk membabat rumput atau membersihkan pinggiran jalan.

Setelah diamankan dan diperiksa oleh Satuan Reskrim Polres Nabire, imbuh Kabid Humas, para pelaku mengaku tujuan mereka meminta uang adalah untuk mengumpulkan biaya transportasi menuju ke Kabupaten Dogiyai.

“Tujuan mereka ke Dogiyai juga untuk meminta uang kepada pemerintah Kabupaten Dogiyai karena sehubungan dengan masalah sewa kontrak rumah yang ditinggali mereka akan habis pada tanggal 20 juli 2022,” ujar Kamal.

Kombes Kamal melanjutkan selama mereka melakukan pemalakan dari pukul 07.00 WIT sampai para pemalak tersebut diamankan sekitar pukul 11.40 WIT telah terkumpul uang sekitar Rp 570.000.

“Akibat perbuatan mereka Sat Reskrim berhasil mengamankan keempat pelaku yang berinisial ED (21) Mahasiswa di Uswim, PA (15) pelajar di SMP Mantri SP1, YP (17) pelajar di SMA YPGI dan YG (24) mahasiswa di Uswim,” jelas Kabid Humas.

Kombes Pol Kamal menambahkan, dari tangan keempat pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti berupa 2 buah karton bertuliskan sari gandum dan lentera mas yang dipakai untuk mengumpulkan uang.

Lalu barang bukti lainnya yang diamankan berupa Tas kamera, sebilah Parang, sebilah Pisau, 2 unit ponsel merek Oppo dan uang tunai sebanyak Rp 570.000.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa Tas noken warna merah bertuliskan KNPB, 2 gelang tangan noken dan 2 cincin bahan noken. (rico)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *