Wamena (KT) – Kasus terbunuhnya Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen pada tanggal 18 Juni 2022 lalu menjadi atensi atau perhatian Bapak Kapolri.
Mama kandung dari Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, Susan Merani, Jumat (19/8/2022) menyebutkan, kasus yang menimpa anaknya telah menjadi perhatian Bapak Kapolri.
Karena, pada saat diskusi dengan kuasa hukumnya Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, pada siang harinya, ajudan Kapolri telah menelpon melalui Handphone ibu Anum Siregar dan meminta surat dari pihak keluarga menyangkut kematian Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.
Sehingga, dengan perhatian yang telah diberikan, keluarga besar Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen berharap kepada Bapak Kapolri untuk memberikan perhatian lebih terhadap penuntasan kasus kematian Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.
Susan menyebutkan, Almarhum Diego dan Yosua merupakan anak-anak yang baik dan pengikut Kristus, sehingga Bapak Kapolri diharapkan benar-benar menyelesaikan kasus yang menimpa anak Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.
Sekali lagi, pihak keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen berharap kepada Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri untuk membantu keluarga besar Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, sehingga sakit hati dan duka yang selama ini dirasakan keluarga besar dapat terobati.
Kepada Bapak Kapolda Papua, Susan berharap, Bapak Kapolda benar-benar memberikan dukungan dalam upaya penegakan hukum terhadap pengusutan tuntas kasus Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.(NP)












