Operasi Senyap di Pedalaman: Satgas Damai Cartenz Ringkus DPO Yahukimo dan Buru Eksekutor Pilot di Korowai

JAYAPURA, (KT) – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 meningkatkan intensitas penindakan di wilayah Pegunungan Papua. Dalam operasi kilat yang digelar dua hari terakhir, aparat berhasil mematahkan sel-sel kekerasan di Yahukimo, sembari terus mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata yang melakukan penembakan pilot di Korowai.

Penyergapan di Yahukimo: Dua Aktor Utama Ditangkap
Tim gabungan berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat sebagai motor penggerak kekerasan di Kabupaten Yahukimo. Dua di antaranya, berinisial GW dan EH, merupakan target lama yang memiliki rekam jejak kriminal panjang.
• Rekam Jejak: Terlibat dalam penganiayaan berat terhadap personel Brimob pada tahun 2022.
• Aksi Terakhir: Teridentifikasi sebagai otak di balik pembakaran sejumlah ruko di Yahukimo pada (14/2).
• Sabotase Fasilitas Publik: Aparat menemukan bukti kuat berupa botol sisa bahan bakar (bom molotov) yang digunakan untuk menyerang sekolah dan upaya pembakaran satu-satunya ambulans warga, yang beruntung berhasil digagalkan lewat negosiasi masyarakat.

Tragedi Korowai: Nestapa di Ujung Landasan
Di sisi lain, perburuan terhadap pelaku penembakan dua pilot maskapai Smart Air pada (11/2) masih berlangsung di tengah hutan lebat Boven Digoel. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membeberkan fakta menyentuh mengenai kondisi psikologis warga setempat.

“Para penumpang yang selamat secara sukarela mengumpulkan uang duka untuk pilot. Ini adalah simbol perlawanan rakyat terhadap teror. Mereka sangat butuh pesawat; tanpa itu, Korowai lumpuh total,” jelas Yusuf.
Peta Kekuatan Kelompok Bersenjata:
1. Jumlah: Diperkirakan 20 orang terlibat dalam aksi penembakan (2 sudah teridentifikasi).
2. Persenjataan: Menggunakan kombinasi 3-4 senjata api laras panjang dan senjata tajam tradisional.
3. Motif: Melakukan aksi sporadis demi eksistensi dan menarik perhatian publik melalui kekerasan terhadap warga sipil.

Pesan Tegas: “Negara Tidak Boleh Kalah oleh Teror”
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menepis anggapan bahwa para pelaku yang ditangkap adalah warga sipil biasa.
“Setiap penindakan kami berbasis alat bukti dan keterangan saksi. Faktanya, korban dari kelompok ini adalah rakyat kecil: pilot, sopir, dan pekerja sekolah. Jika ambulans dirusak dan sekolah dibakar, siapa yang rugi? Rakyat. Kami hadir untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi,” tegas Brigjen Faizal.

Langkah Strategis Pengamanan
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan langkah konkret di lapangan:
• Penebalan Pasukan: Penambahan personel Brimob dan Reskrim di bandara-bandara perintis.
• Koordinasi Lintas Matra: Memperkuat sinergi dengan TNI di pos-pos terpencil seperti Tanah Merah.
• Pendekatan Humanis: Melakukan dialog dengan tokoh masyarakat guna meredam disinformasi yang sengaja disebar oleh kelompok pengacau keamanan.

Kini, fokus aparat adalah memulihkan trauma masyarakat dan menjamin distribusi logistik melalui jalur udara kembali normal. Negara memastikan bahwa di tanah Papua, hukum harus tegak dan rasa aman adalah hak setiap warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *