Sentuhan Humanis di Bumi Cenderawasih: Satgas Damai Cartenz Salurkan Bansos di Mimika

Sentuhan Humanis di Bumi Cenderawasih: Satgas Damai Cartenz Salurkan Bansos di Mimika

MIMIKA, (KT)– Menjaga keamanan Papua bukan sekadar tentang penegakan hukum, melainkan juga tentang memenangkan hati masyarakat melalui empati. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melalui aksi sosial yang digelar di Kabupaten Mimika pada Rabu (25/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Banops, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M. Didampingi personel Satgas Banops dan Satgas Humas, tim bergerak menyisir titik-titik sosial untuk menyalurkan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan.
Menjangkau Anak-Anak dan Lembaga Pendidikan

Ada dua lokasi utama yang menjadi sasaran distribusi bantuan kali ini:
* Yayasan Ibu dan Anak Cinta Bella (Kuala Kencana): Di sini, personel tidak hanya menyerahkan bantuan fisik, tetapi juga larut dalam keceriaan bersama anak-anak yayasan. Kehadiran Polri di Kelurahan Karang Senang ini mempertegas peran aparat sebagai sahabat masyarakat.
* Rumah Al Quran Misbah Usmaillah (Pomako): Tim melanjutkan perjalanan ke area Pelabuhan Pomako untuk memberikan dukungan bagi lembaga pendidikan keagamaan. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran guru mengaji dalam membentuk karakter generasi muda Papua yang berakhlak mulia.

Pesan Kedamaian Melalui Kesejahteraan
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menekankan bahwa pendekatan humanis adalah pilar utama operasi tahun ini.
“Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya. Stabilitas keamanan dan kesejahteraan sosial adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Senada dengan hal tersebut, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun jembatan emosional yang kuat antara aparat dan warga. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam menjaga situasi Papua yang kondusif.

Komitmen Berkelanjutan
Kegiatan yang berlangsung tertib ini ditutup dengan dokumentasi transparan oleh Satgas Humas. Melalui langkah kecil yang sarat makna ini, Operasi Damai Cartenz 2026 membuktikan bahwa senjata utama dalam menjaga kedamaian di Papua adalah kepedulian, empati, dan kebersamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *