TIMIKA, (KT)– Tabir gelap di balik aksi kekerasan dan perampasan senjata api di kawasan Tembagapura mulai tersingkap lebar.

Tim Ops Damai Cartenz 2026 kembali mencatatkan keberhasilan besar dengan meringkus Kalimak Wanimbo, aktor intelektual yang menjebak aparat dan warga sipil dalam tragedi maut di Mile 50, Mimika.
Penangkapan yang dilakukan di Ilaga, Kabupaten Puncak pada Kamis (5/3/2026) ini, merupakan hasil pengembangan investigasi maraton setelah sebelumnya polisi menciduk Nis Kogoya di Timika pertengahan Februari lalu.
Penyusun Skenario Jebakan
Berdasarkan keterangan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., Kalimak Wanimbo alias Jengkol Lalam bukan sekadar anggota biasa. Perannya sangat fatal:
• Umpan Maut: Ia bertindak sebagai perantara yang meyakinkan para korban untuk menumpang kendaraan menuju Tembagapura.
• Arsitek Serangan: Merancang pertemuan maut dengan kelompok Jeki Murib yang sudah menunggu di lokasi penyergapan.
• Kurir Informasi: Diketahui aktif berkomunikasi dengan pimpinan KKB, Aibon Kogoya, untuk mengoordinasikan pergerakan.
“Tragedi ini menewaskan Sertu Arifin Cepa dan Erman Rustaman (sipil), serta melukai berat Serka Hendrikus. Kalimak adalah sosok yang menggiring para korban masuk ke dalam zona bahaya tersebut,” tegas Kombes Yusuf.
Negara Hadir, Hukum Tegak
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penangkapan ini adalah pesan keras bagi kelompok kriminal di Papua.
“Kami bekerja dengan prinsip ‘pelan tapi pasti’. Tidak ada ruang bagi kekerasan bersenjata di tanah ini. Kami berkomitmen mengejar setiap individu yang terlibat dalam jaringan Jeki Murib hingga ke akar-akarnya,” ujar Brigjen Faizal.
Ancaman Penjara Seumur Hidup
Penyidik kini telah menyiapkan berkas tuntutan berat. Kalimak dan Nis Kogoya dijerat dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru), termasuk Pasal 458 dan 479 terkait pembunuhan dan kekerasan ekstrem. Keduanya terancam hukuman maksimal:
• 20 Tahun Penjara atau
• Penjara Seumur Hidup
Imbauan Keamanan
Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Ia meminta warga untuk tidak terhasut oleh provokasi KKB dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat terdekat.
“Ketenangan warga adalah prioritas kami. Satgas akan terus memastikan stabilitas keamanan di Papua tetap kondusif melalui penegakan hukum yang profesional dan terukur,” tutupnya.












