JAYAPURA (KT) – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah ibu kota Provinsi Papua ini tetap aman dan terkendali.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, menyatakan bahwa meski sempat terjadi beberapa dinamika sosial di lapangan, seluruhnya telah berhasil ditangani dengan baik oleh pihak kepolisian.
“Secara umum, Jayapura sangat kondusif. Memang ada beberapa kejadian seperti aspirasi di KNPI dan persoalan rompon nelayan di Kantor Perikanan, namun semua sudah dimediasi dan dalam kendali penuh,” ujar Kombes Pol Fredrickus saat ditemui di Jayapura, Selasa (17/3) sore.
Pengamanan Berlapis melalui Operasi Ketupat Cartenz
Untuk menjamin kenyamanan warga selama bulan Ramadan hingga Lebaran nanti, Polresta Jayapura Kota telah menyiagakan kekuatan penuh yang didukung oleh:
* 6 Pos Pengamanan: Tersebar di titik-titik pusat aktivitas masyarakat.
* 1 Pos Terpadu: Berlokasi strategis di wilayah Pelabuhan Laut Jayapura untuk memantau arus mudik.
* Patroli Rutin: Seluruh Polsek jajaran tetap menjalankan tugas rutin guna menekan angka kriminalitas.
Fokus Wilayah Rawan dan Penertiban Miras
Kapolresta memetakan bahwa Distrik Abepura masih menjadi perhatian khusus sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan kriminalitas yang cukup dinamis. Hal ini berbanding lurus dengan tingginya jumlah kepadatan penduduk dibandingkan empat distrik lainnya di Kota Jayapura.
Selain itu, kepolisian juga gencar melakukan penertiban minuman keras (miras) ilegal sesuai instruksi Wali Kota Jayapura.
* Tindakan Tegas: Sejumlah pedagang miras tak berizin telah diproses hingga sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).
* Evaluasi Regulasi: Kapolresta mendorong adanya peninjauan kembali Perda terkait miras agar hukuman yang diberikan dapat memberikan efek jera yang lebih maksimal bagi para pelaku.
Imbauan Sinergi Masyarakat
Menutup keterangannya, Kombes Pol Fredrickus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Mari kita bersinergi. Jika masyarakat melihat atau mengalami gangguan keamanan, segera hubungi Layanan Call Center 110. Personel kami siap melayani 1×24 jam kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya.
Penulis: Danu












