Lumpuhkan DPO KKB di Nabire, Satgas Damai Cartenz dan TNI Berikan Tindakan Tegas Terukur

NABIRE, (KT)– Sinergi aparat keamanan kembali membuahkan hasil dalam menjaga stabilitas di Papua Tengah.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Rajawali Mambri berhasil melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam sebuah kontak fisik di Bukit Signal, kawasan Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, pada Senin (16/03).

Anggota KKB yang terkonfirmasi tewas adalah Hurbianus Mirip, bagian dari kelompok Kodap III D Dulla di bawah pimpinan Aibon Kogoya. Hurbianus merupakan sosok yang telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena rekam jejak kriminalnya yang panjang.
Rekam Jejak Kejahatan Hurbianus Mirip

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa Hurbianus Mirip diduga kuat terlibat dalam rentetan aksi kekerasan berdarah sejak tahun 2025, di antaranya:
• Agustus 2025: Pembunuhan dua personel Brimob dan perampasan dua pucuk senjata api AK-101.
• Oktober 2025: Aksi penembakan terhadap aparat dan warga di Kali Semen serta pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai KM 58.
• November 2025: Kontak tembak dengan aparat di kawasan Bukit Doa.
• Februari 2026: Penyerangan pos TNI di area PT Kristalin yang mengakibatkan gugurnya satu prajurit TNI dan satu warga sipil, serta hilangnya tiga pucuk senjata api.
• Kasus Penganiayaan: Terlibat dalam serangan brutal terhadap Bripda Kanza A. Mampioper di Pasar Enarotali, Paniai.

Komitmen Keamanan Papua Tengah
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari teror kelompok bersenjata.

“Kami tidak akan membiarkan kelompok bersenjata mengganggu kedamaian di tanah Papua. Satgas Damai Cartenz dan TNI akan terus berupaya memastikan situasi tetap kondusif bagi masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Senada dengan hal tersebut, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau warga Nabire dan sekitarnya untuk tetap tenang. Beliau menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Saat ini, aparat gabungan masih bersiaga dan terus memantau titik-titik rawan di wilayah Papua Tengah guna mencegah adanya aksi balasan serta memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *