Elelim (KT) – Untuk mencegah meluasnya penyebaran Virus Covid-19 di Wilayah Pegunungan Tengah Papua pada umumnya, dan pada khususnya di 5 Distrik Kabupaten Yalimo, Maka telah dilakukan pemalangan kembali di Jembatan Meteor Kampung Naira perbatasan antara Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Jayapura.
Ketua DPRD Kabupaten Yalimo, Markus Walilo menjelaskan, menindak lanjuti surat edaran Pemerintah Kabupaten Yalimo Nomor 180, tentang Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Maka kami dari Perwakilan Masyarakat secara resmi ditutup kembali.
Tujuannya untuk memantau langsung setiap kendaran Roda 2 maupun Roda 4 yang naik ke Distrik Benawa Kabupaten Yalimo, dalam upaya pencegahan Penyebaran Virus Covid-19.
Diakui, sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo itu kami semua Pemerintah, TNI, Polri dan Masyarakat harus dipatuhi untuk pencegahan penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Yalimo, Kata Markus Walilo.
Kata Markus, Kami harus menjaga ketat di wilayah perbatasan antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Yalimo, tepatnya di Sungai Mamberamo Jembatan Meteor, Kampung Naira Distrik Benawa. Dengan mengingatnya, Karena akses jalan darat Penghubung antara Provinsi Papua dan beberapa Kabupaten di Pegunungan Tengah itu hanya 2 jalur yang kami dapat tembus, yaitu melalui pesawat udara dan jalan Darat, maka satu-satunya kami harus menjaga ketat di jembatan meteor, supaya jangan ada lagi masuk Virus Covid-19 di Wilayah Pegunungan Tengah, pada Khususnya 5 Distrik di Kabupaten Yalimo.
Jelas Markus, beberapa bulan yang lalu, Ketua Tim Gugus Kabupaten Yalimo sudah dipalang total di Jembatan Meteor, setelah itu dijaga oleh Tim Relawannya.
Namun sampai saat ini Tim Relawan tidak berada di tempat Posko Covid-19 di Jembatan Meteor, dengan alasan Alat Kesehatan (Alkes) bama dan lain-lain belum lengkap, sehingga selama ini Kendaraan Roda 2 maupun roda 4 dengan orangnya bebas masuk keluar dari wilayah Zona merah Jayapura ke Wilayah Zona Hijau Kabupaten Yalimo.
Sementara itu Anggota DPRD Sekretris Fraksi Partai PAN, Simon Walilo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo, karena telah menutup secara total akses jalan darat dari Jayapura ke Yalimo, sehingga DPRD sangat berharap seluruh masyarakat Kabupaten Yalimo dan warga lainnya untuk mematuhi aturan yang di Sarankan pemerintah.
“Kami minta kepada Pemerntah Daerah untuk memfasilitasi tim Covid-19 yang sudah ditetapkan di Beberapa tempat diantaranya jembatan meteor, di Benawa, di Kali Yahuli dan beberapa tempat lainnya untuk menutup akses jalan ini secara total,” tegas Simon Walilo.
Lanjut Simon Walilo, sesuai dengan hasil pertemuan kami dengan masyarakat di Distrik Benawa itu sudah jelas Bahwa Penanan Virus Covid-19 itu belum secara maksimal, terutama bahan logistik bama, Tenaga Dokter dan Bidang kemudian Alat Kesehatan (Alkes) dan lain-lain, supaya misi baik dari Ketua DPRD Kabupaten Yalimo untuk menyelamatkan Masyarakat 5 Distrik di Yalimo pada Khusunya di Distrik Benawa.(NP)












