Wamena (KT) – Dinas Tenaga Kerja Perisdustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) Kabupaten Jayawijaya akan lebih fokus mengembangkan kerajinan Lokal yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Kepala Dinas Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, Lukas Kosay dalam kesempatannya belum lama ini menjelaskan, Disnakerindag telah memiliki data terkait usaha kerajinan Lokal yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Salah satu upaya yang akan dilakukan Disnakerindag Jayawijaya ialah mengembangkan Home Industri yang ada di Wilayah 40 Distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Menurutnya, karya seni dan kerajinan lokal di Kabupaten Jayawijaya perlu dikembangkan, sehingga untuk hal ini akan menjadi perhatian Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya.
Selain itu, dengan dikembangkannya Home Industri masyarakat Lokal, tentunya akan menambah penghasilan masyarakat lokal.

“Jika karyanya bagus pasti akan mendukung nilai jualnya, dan itu dapat menambah ekonomi masyarakat dan keluarga masing-masing,” kata Lukas Kosay.
Diakui Lukas, banyak komuditi yang bisa menghasilkan karya seni kerajinan tangan yang bernilai tinggi, sehingga sangat memungkinkan untuk dapat dibawa dan dipamerkan di daerah lain, baik di tingkat Provinsi dan Nasional.
Sejauh ini, kata Lukas, ada empat kelompok yang dikatakan berhasil, baik itu usaha lebah madu, kerajinan tangan dan jenis usaha kerajinan tangan yang lainnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si menyebutkan, akan memberikan dukungan dana kepada semua kegiatan usaha kerjainan lokal yang dilakukan masyarakat.
“Soal dana pemerintah akan siapkan dan bantu, jadi kita beli semua hasil kerajinan masyarakat, soal nanti mau dijual keluar itu urusan belakang,” kata Bupati Banua.
Menurutnya, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk membeli hasil karya seni lokal masyarakat, bertujuan untuk menghidupkan tingkat perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
“Kita harus hidupkan ekonomi dari hasil karya anak-anak asli Papua yang ada di Jayawijaya, bukan beli hasil dari luar, tetapi hasil anak-anak Papua yang ada di Jayawijaya,” kata Bupati Banua.(NP)












