Wamena (KT) – Kerja keras yang dilakukan pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Tim Covid-19 Kabupaten Jayawijaya berhasil menekan angka pertumbuhan Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya.
Hingga pertanggal Senin 7 September 2020, Kabupaten Jayawijaya telah mencapai Zero Covid -19 atau sudah berada pada zona aman Covid-19 atau tidak ada lagi Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si memberikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan oleh Tim Covid-19 Kabupaten Jayawijaya yang telah berhasil menekan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Jhon Ricahard Banua, yang juga selaku Bupati Kabupaten Jayawijaya, kerja medis yang tergabung dalam
Tim Covid-19 di Jayapura sangat efektif dalam upaya menekan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya dan khususnya di Wilayah Lapago.
“Dengan adanya tenaga Medis yang kita tempatkan di Jayapura, ini sangat Efektif sekali, karena menjaga orang-orang kategori reaktif masuk ke Wamena Kabupaten Jayawijaya,” kata Jhon Banua, Senin (7/9/2020) di Wamena.
Kata Jhon Banua, dengan ditempatkannya tenaga Tim Medis di Jayapura, laju pertumbuhan angka Covid-19 di Kabupaten Jayawijaa terus menurun dan bahkan telah dinyatakan bersih dari Covid-19.
Jhon Banua mengakui, setelah dinyatakan bersih, Tim Covid-19 akan tetap melakukan Tracking lokal untuk memastikan Kabupaten Jayawijaya benar-benar bersih dari Covid-19.
Selama keberangkatan penumpang tujuan dari Jayapura ke Wamena dan begitu juga sebaliknya, tidak lagi ditemukan adanya penumpang yang dikatakan reaktif.
Bahkan selama penerbangan penumpang dari Wamena ke Jayapura, tidak pernah ditemukan adanya penumpang yang dikatakan reaktif.
Itu semua, kata Jhon Banua, karena adanya upaya Tim Medis Covid-19 Jayawijaya serta dukungan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya dan Wilayah Lapago.
Untuk saat ini, Kata Jhon Banua, Kabupaten Jayawijaya hanya merawat pesien Covid-19 yang berasal dari Kabupaten Yalimo.
Namun, Jhon Banua menyayangkan kurangnnya antisipasi pengawalan jalur darat yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo.
“Kabupaten Yalimo tidak menjaga jalur akses darat, padahal Jayawijaya telah menjaga jalur udara dan berhasil menekan angka Covid-19,” kata Jhon Banua.
Jhon Banua berharap, Pemerintah Kabupaten Yalimo harus benar-benar menjaga dan mengawasi akses jalur darat, tujuannya agar Wilayah Lapago benar-benar bersih dari Covid-19.(NP)












