JAYAPURA (KT) – Kurangnya debit air dan tidak adanya interkoneksi jalur air di Kota Jayapura, menjadi penyebab PDAM Jayapura sehingga terjadi ketidak pemerataan pelayanan air.
Kepala PDAM Jayapura, Entis Sutisna kepada Kawat Timur menyebut, saat ini ketersediaan air PDAM di 20 sumber air yang tersebar di Kota Jayapura mengalami penurunan dengan kapasitas hingga 50 persen.

“ Dari 895 liter per detik dari 20 titik pengambilan air yang ada, kita mengalami penurunan atau debit yang tinggi mencapai 50 persen, sehingga ketersediaan air hanya sekitar 400 san liter per detik saja, dan ini tidak optimal,” kata Entis.
Disamping itu, Entis mengakui bahwa kondisi pelayanan PDAM sampai hari ini, masih manfaatkan kapasitas terpasang lama yang telah digunakan sejak 20 tahun lalu.
Ia menjelaskan, jikapun saat ini banyak pertanyaan soal tidak adanya pemerataan penyaluran air, Entis mengklarifikasi, bahwasanya PDAM Jayapura tidak memiliki interkoneksi.
Artinya untuk sumber air di Anafre yang mendapat airnya ya di Angkasa, kalau di Entrop dan Hamadi hanya intrik Entrop dan lainnya. (TA)












