Wamena (KT) – Hadirnya Yayasan Taman Nasional Lorenz Habema-Trikora di Kabupaten Jayawijaya untuk menjaga dan melestarikan alam dan hewan yang ada di Taman Nasional Lorenz.
Pendiri Yayasan Taman Nasional Lorenz, Mekky Yeimo menjelaskan, jika dilihat tingkat kebutuhan akses jalan darat, pembangunan ruas jalan darat menuju Kabupaten Nduga sudah dibangun, namun ruas jalan menuju Kabupaten Nduga tentunya melewati lokasi Danau Habema dan juga Taman Nasional Lorens.
Untuk menjaga agar jangan sampai adanya kerusakan dan juga pencemaran lokasi Taman Lorenz tersebut, maka didirikannya Yayasan Taman Lorenz, dengan tujuan agar lokasi Taman tetap dijaga oleh masyarakat setempat pemilik Hak Ulayat.
Diakui Mekky Yeimo, Taman Nasional Lorens akan dikelola dan dijaga oleh masyarakat Lokal pemilik Hak Ulayat.
“Ini Ide dari masyarakat emilik Hak Ulayat, namun kita akan melobi kepada pemerintah dan kementerian,” kata Mekky.
Kedepannya, Yayasan akan bekerjsa sama dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan juga Kementerian untuk bersama-sama mengelola, menjaga dan melestarikan Taman Nasional Lorenz.
Untuk saat ini, Kata Mekky, dengan dibukanya jalan darat di Kawasan Taman Lorenz, beberapa lokasi disekitar Taman mengalami pencemaran sampah, baik sampah botol, kertas dan juga sampah pelastik, serta beberapa tanaman terkena pengusuran.
Jelas Mekky, dengan melihat kondisi dan keadaan taman saat ini, Yayasan bersama masyarakat pemilik Hak Ulayat akan mencoba membanahi kerusakan yang terjadi dengan melakukan penanaman ulang di daerah yang gundul.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendry Tetelepta memberikan apresiasi atas hadirnya Yayasan Taman Lorenz di Kabupaten Jayawijaya.
Diakui, kehadiran Yayasan Taman Lorenz di Kabupaten Jayawijaya dapat membantu Pemerintah Jayawijaya, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal menjaga dan melestarikan Hutan Taman Lorenz.
Menurut Hendry, Taman Lorenz adalah salah satu Paru-Paru Dunia, sehingga sudah layak untuk dijaga dan dilestarikan keasliannya, baik itu tumbuhan yang ada di dalamnya dan juga hewan.
Hendry berharap, kehadiran Yayasan harus dapat bekerjasama dengan semua pihak, baik Dinas Pertanian, Kehutanan, dengan tujuan dapat berkolaborasi melakukan kegiatan melestarikan Taman Nasional Lorenz.
“Intinya, Yayasan ini bisa bermitra dan memberikan Edukasi buat masyarakat yang tinggal untuk menjaga kawasan Taman, karena kawasan Taman menjadi Paru-Paru dunia,” kata Hendry Tetelepta.(NP)












