Wamena (KT) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus memberikan perhatian untuk terus berupaya membuka keterisolasian akses jalan darat bagi masyarakat yang ada di seluruh Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Terutama bagi wilayah-wilayah ataupun yang sulit dijangkau saat ini dengan kendaraan, salah satunya ialah akses jalan darat menuju kampung Goa Wisata yang ada di sebelah Kali Balim Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya.
“Memang kita lihat dari jalan yang kita lalui untuk hadir melakukan panen ubi jalar saat ini, kendaraan tidak bisa sampai, sehingga ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk membuka akses jalan darat bagi masyarakat,” kata Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Selasa (13/10/2020) di Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya.

Bupati Banua mengakui, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah pernah melakukan koordinasi dengan Provinsi untuk membangun Akses jalan dan jembatan penghubung di Wilayah Kampung Goa Wisata.
Namun karena beberapa hal yang tidak diinginkan dan itu berkaitan dengan hak Ulayat,, maka pembangunan jembatan dan akses jalan darat menjadi terkendala.
“Tadi saya sudah sampaikan kepada masyarakat agar, jika masyarakat meminta pembangunan maka masyarakat harus terima pembangunan dengan melakukan pembebasan hak ulayat,” kata Bupati Banua.
Menurutnya, pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan selalu memberikan dukungan pembangunan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya, jika masyarakat benar-benar menginginkannya dan rela membuat pelepasan tanah ulayat kepada pemerintah.
Dengan begitu, proses pembangunan akan berjalan lancar sesuai keinginan masyarakat tanpa ada masalah dengan masyarakat pemilik hak ulayat.
Karena pemerintah membanguan untuk kepentingan masyarakat yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Jayawijaya.(NP)












