Jenasah Anggota DPRP Papua Dimakamkan Pakai Protokol Covid-19

Warga Masyarakat Dari Almarhum Saat Berada di Halaman RSUD Wamena

Wamena (KT) – Meninggalnya Bapak Alkelaus Asso membawa duka yang mendalam bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Namun dalam upaya pemakaman Jenasah Almarhum terjadi Tarik Ulur pemakamam antara Pemerintah yang juga Tim Covid-19 Jayawijaya dengan keluarga.

Sempat terjadi diskusi dan debat yang sangat alot antara pemerintah dengan warga keluarga korban di depan Halaman RSUD Wamena.

Namun akhirnya, jenasah Almarhum Anggota DPRP Papua diserahkan kepada Pihak keluarga.

Hampir ratusan warga keluarga duka yang hadir memenuhi lapangan RSUD Wamena tidak menggunakan masker atau tidak melaksanakan protokol kesehatan, dan hal itu hanya dibiarkan oleh Tim Kesehatan, padahal warga yang berkumpul ada dalam wilayah pelayanan kesehatan.

Warga masyarakat keluarga duka meminta agar jenasah alamarhun Arkelaus Asso dapat dibawah oleh keluarga dan disemayamkan menggunakan budaya orang Balim.

Dikarenakan almarhum meninggal karena terserang Covid-19, maka Tim Covid-19 Jayawijaya meminta agar jenasah disemayamkan ataupun di makamkan menggunakan protokol Covid-19 yang ketat.

Sehingga untuk lokasi dan tempat pemakaman juga harus ditentukan, artinya penguburan jenasah harus jauh dari pemukiman warga.

Setelah melalui diskusi yang panjang, akhirnya Tim Covid-19 Jayawijaya mengijinkan membawa pulang jenasah Almarhum Arkelaus Asso ke Kampungnya di Sogokmo Kabupaten Jayawijaya, dan ijin itu diberikan atas permintaan pihak keluarga duka melalui pertimbangan yang matang oleh Tim Covid-19 Jayawijaya.

Ketua Tim Covid-19 Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si meminta kepada keluarga yang berduka untuk tetap mengikuti prosedur kesehatan Covid-19 terutama dalam upaya penanganan pemakaman Jenasah dari Almarhum Arkelaus Asso.

Menurut Ketua Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Jayawijaya, yang juga Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua SE.M.Si menjelaskan, Jenasah akan dibawah oleh petugas Medis menggunakan APD lengkap ke Kampung Almarhum.

Selanjutnya akan di makamkan terpisah dan jauh dari pemukiman warga.

Kata Jhon Banua, keluarga duka tidak diperbolehkan untuk mendekati jenasah dan juga jenasah tidak diperbolehkan untuk disemayamkan dalam rumah duka selama satu hari.

Sementara Itu, Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen menjelaskan, untuk mengamankan prosesi pemakaman Jenasah Almarhum Arkelaus Asso, Personil kepolisian telah ditempatkan sejak malam hingga siang dilokasi RSUD Wamena.

Tujuannya agar semua dapat berjalan lancar dan warga masyarakat bisa terhindar dari bahayanya Covid-19 yang sedang merajalela.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *