JAYAPURA (KT)- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) kota Jayapura menjalani vaksinasi Covid-19, di halaman kantor Kemenag Jayapura, Senin (29/3/2021).
Selaian ASN, peserta penerima vaksinasi Covid-19 pada ruang lingkup Kemenag kota Jayapura diantaranya, guru Agama, penyuluh agama, Penghulu, Pengawas agama, Pengurus FKUB kota, Baznas kota, MUI kota dan tokoh agama.
Kepala kantor Kemenag kota Jayapura, Abdul Hafid Jusuf, mengatakan pelaksanaan vaksinasi merupakan sebuah tindakan yang responsif kepada tokoh agama serta pengurus lembaga keagamaaan.
Menurut Abdul, pandemi Covid-19 di kota Jayapura setidaknya mengkuatirkan pelaku pelayan publik seperti tokoh-tokoh agama yang ada di rumah ibadah, pesantren dan guru agama karena pengaruh terhadap orang yang tertular Covid-19.
“Sehingga kita harap, dengan mendapat suntik vaksin para ASN dan semua tokoh agama serta guru, penghulu maupun pengawas agama tidak memiliki tingkat kekuatiran,” katanya.
Ditambahkan, sekitar 413 peserta penerima vaksinasi yang telah terdaftar. Jumlah ini kata Abdul lebih dari terget yang diminta.
“Kemarin permintaan kita 300 orang, tapi setelah di buka pendaftaran sampai pagi tadi ada 413 peserta,” katanya.
“Artinya animo masyarakat untuk di vaksin itu besar, hanya saja persoalan waktu saja,” timpal Abdul H. Jusuf.
Pelaksanaan vaksinasi kepada seluruh ASN, tokoh, guru dan penyuluh agama mendapat apresiasi dari wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano.
Wali kota megatakan, dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 di kota Jayapura salah satunya melalui program vaksinasi.
“Target kita harus selesaikan program vaksin pada April 2021 dan kita akan buka ke masyarakat umum,” ujar BTM sapaan akrabnya.
Selesai di vaksin jelas BTM, mereka diharapkan menjadi pionir terdepan untuk mensosialisasikan serta edukasi kepada umat.
“Karena vaksin ini menambah ketebalan tubuh, agar kita aman dari virus ini. Program vaksinasi akan terus dilakukan hingga tuntas,” (Ard)












