Wamena (KT) – Dua buah pucuk Senjata Api Jenis Pistol di kembalikan ke Kodim 1702 Jayawjaya.
Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol. Inf. Arif Budi Situmeang menjelaskan, Kodim 1702 Jayawijaya menerima penyerahan dua Pucuk Senjata Api (senpi) jenis Pistol dari Satgas Mandala 1 yang selama ini bertugas di Wilayah Teritorial Kodim 1702 Jayawijaya.
Kodim 1702 Jayawijaya membawahi 5 Kabupaten, diantaranya, Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah dan Yalimo.
Dua pucun senjata yang digelar, Rabu (23/6/2021) di Kodim 1702 Jayawijaya, merupakan penggalangan dari Satgas Mandala 1 melalui Babinsa yang ada di Tolikara dan Jayawijaya.
Dijelaskan Dandim 1702 Jayawijaya, dua jens Senpi jenis Pistol itu diantaranya Pistol jenis Makarov Kaliber 9 MM dengan registrasi lengkap yang di galang dari Disrik Wollo Kabupaten Jayawijaya.
Sedangkan Senpi ke dua merupakan pistol jenis Revolver yang digalang dari Distrik Tolikara, dimana Senpi tersebut merupakan infentaris Polsek Pirime hasil rampasan pda Tahun 2012 November.
Serta barang bukti lainnya ialah 5 buah butir peluru yang merupakan satu paket penggalangan yang dikembalikan oleh masyarakat.
“Untuk menjaga nama dan keamanan oknum dan keluarganya yang mengembalikan kita rahasikan,” kata Dandim 1702 Jayawijaya.
Dandim 1702 Jayawijaya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas informasi dan kerjasama, serta keterbukaan bagi masyarakat yang selama ini memegang Senpi jenis Pistol yang sudah diserahkan kepada Kodim 1702 Jayawijaya.
Menurut Dandim 1702 Jayawijaya, Dua Senpi Jenis Pistol yang ada saat ini akan diserahkan kepada Kolaops Korem 172/PWY dan selanjutnya akan dibawa ke Kodam XVII/Cenderawasih.
Dansattis Satgas Mandala 1, Kapten Inf Andy Satria menyebutkan, Dua Pucuk Senjata sudah diserahkan di Kodim 1702 Jayawijaya.
Satu diantaranya berasal dari Oknum S yang merupakan salah satu warga masyarakat yang berhasil membantu Satgas membongkar ladang Ganja di Distrik Wollo Kabupaten Jayawijaya.
“Kelompok bersenjata ini titip sama S, namun S takut untuk menyimpannya dan S kemudian menyerahkan kepada kami,” kata Kapten Inf Andy Satria.
Semua ini atas kerjasama Satgas dengan Babinsa Kurulu, sehingga dengan sadar barang bukti yang dapat membahayakan masyarakat dapat diserahkan kepada Satgas.
Sementara itu, Letda Inf Harianto, selaku Danpos Satgas Mandala 1 menyebutkan, Pos satgas Mandala Sattis Jayawijaya di Tolikara mendapat 1 Pucuk Pistol yang merupakan senjata organic dari Polsek Pirime, dimana Pistol itu merupakan rampasan oleh Kelompok bersenjata pada 2012.
Satu Pucuk Pistol Revolver ini diserahkan dengan 5 Butir amunisi kepada Satgas Mandala 1 Sattis Jayawijaya.
Dirinya menyebutkan, semua ini atas kerjasama dengan Babinsa Koramil Karubaga serta juga keterlibatan masyarakat yang memberikan informasi.
Selain itu, perekrutan anggota TNI sebanyak 16 orang di Karubaga, terutama anak-anak asli Tolikara telah membuka wawasan dan cara berpikir masyarakat setempat dan berupaya membantu memberikan informasi serta sadar diri mengembalikan Senpi Jenis Pistol Revolver.
Pengembalian Senpi Pistol Revolver itu, dikembalikan oleh Oknum Inisial D, yang merupakan salah satu pentolan anggota Kelompok Kriminal bersenjata.(NP)












