Wamena (KT) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Kamis (12/8/2021), menyalurkan bantuan bahan makanan bagi Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya di Jayapura.
Penyaluran bantuan itu, diantar langsung oleh ketua tim Pemda Kabupaten Jayawijaya, Ibu Ludia Logo di asrama Jayawijaya.
Bantuan yang diberikan Pemerintah kepada adik – adik mahasiswa Kabupaten Jayawijaya di 4 Asrama yang ada di Kota Studi Jayapura bertujuan untuk meringankan beban adik –adik mahasiswa ditengah mewabahnya pandemi Covid – 19 di kota Jayapura dan Papua pada umumnya.
“Tadi pagi kami sudah turun sudah pertemuan dan permintaan mereka untuk bantuan bahan makanan sudah diserahkan di lokasi asrama,” kata bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si di Wamena.
Tidak hanya adik – adik mahasiswa di asrama, Bupati menyebutkan, bantuan bahan makanan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diberikan juga kepada adik – adik yang tinggal diluar asrama.
Selain memberikan bantuan bahan makanan kepada adik – adik mahasiswa, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga berkesempatan melihat lokasi asrama Mahasiswa yang akan direhab dan melihat langsung lokasi rencana pembangunan asrama Jayawijaya di Sentani.
“Untuk asrama baru itu kami harus melihat jumlah data mahasiswa yang ada, tadi Tim sudah lihat lokasi mudah-mudahan hari ini akan pertemuan dengan adik-adik mahasiswa di Jayapura,” kata Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ), Albert Kalolik menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, yang telah datang dan berkunjung ke Asrama Mahasiswa asal Jayawijaya dan juga telah melihat langsung lokasi rencana pembangunan Asrama Jayawijaya di Sentani.
Menurut Ketua HMPJ, Mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Jayapura sudah terlalu banyak, sehingga sudah layak Pemerintah membangun Asrama baru di Sentani.
“Kami siap bangun Asrama, gambar juga kami punya Mahasiswa jurusan Arsitek ada,” kata Ketua HMPJ via pesan Whatsaap.
HMPJ akan menunggu jawaban rencana pembangunan asrama di sentani selama 2 hingga tiga bulan kedepan, jika tidak dilakukan, maka Mahasiswa akan membuka kontrakan baru di Sentani.(NP)












