Wamena (KT) – Ketua Koordinator Kepala Kampung, M Jack Elosak dan Pendamping Distirk Usilimo Kabupaten Jayawijaya, Paulina Pabika mengklarifikasi tudingan oknum orang terkait peruntukan penggunaan dana sebesar 47 Juta di Wilayah Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Koordinator Kepala Kampung Usilimo, M Jack Elosak menyayangkan sikap pintar Oknum anak Usilimo yang telah berbuat tidak baik dengan memberikan informasi yang tidak benar kepada orang banyak.
Menurutnya, perlu dikatehui bahwa dana sebesar 47 Juta yang dikumpulkan oleh setiap kepala Kampung dari 10 Kampung yang ada di Usilimo merupakan hal yang wajar dan telah disepakati bersama oleh 10 Kepala Kampung untuk digunakan mendukung program Nasional.
“Ini wajar 47 juta kami potong untuk membantu kami dan sudah kita sepakati bersama, kita tidak ambil lebih dari itu, kita ambil sesuai dengan yang kita tentukan,” kata M. Jack Elosak, Kamis (25/8/2021) saat menggelar jumpa pers di Wamena.
Dijelaskan, sangat tidak benar jika ada salah satu Oknum orang yang berbicara tentang dana sebesar 57 juta dan juga dana sebesar 99 juta telah digunakan salah di Distrik Usilimo.
“Dana sebesar 57 juta dan juga dana sebesar 99 juta itu kami tidak tahu, itu dari jalur mana, jadi sembarang saja bicara di muka umum begitu,” kata M. Jack Elosak.
Menurutnya, kebanyakan orang-orang tua yang tidak bersekolah yang mengelola kampung, namun sangat disayangkan ada Oknum anak dari Distrik Usilimo yang berbicara sembarang dimuka umum.
Sementara itu, Pendamping Distrik Usilimo, Paulimo menjelaskan, penggunaan Dana Desa (DD) dialokasikan untuk peruntukannya, yaitu peruntukan bagi BLT dan peruntukan bagi Non BLT.
Sedangkan untuk BLT, sudah sesuai dengan KPM sesuai dengan data jumlah Kepala Keluarga yang ada di 10 Kampung Wilayah Distirk Usilimo.
“Untuk BLT itu dibayarkan kepada KK untuk 6 Bulan, dari Januari sampai Juli, kemudian tambah dengan SPP Honorarium 6 bulan juga dan kemudian Non BLT,” kata Paulina.
Untuk Non BLT, jelas Paulina, adanya pemotongan 47 juta yang terdiri dari pemotongan 40 Juta dan 7 juta dari setiap Kepala Kampung di Distirk Usilimo memang benar adanya, dimana dana 40 Juta yang telah dipotong akan dialokasikan untuk pemutakhiran pendataan SDGS yang merupakan salah satu program perioritas pendataan secara nasional.
“Disini kami sudah lakukan Muskam, sosialisasi mengenai data SDGS, sudah bentuk dan pemilihan kepengurusan Pokja teman-teman yang data ini dan 10 kepala Kampung sudah berikan SK untuk temana-teman kerja,” kata Paulina.
Sedangkan dana sebesar 7 juta yang disinggung oleh salah satu Oknum Intelektual asal Usilimo, Paulina menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk penyusunan dokumen keuangan Kampung, diantaranya, APBK, RKPK maupun LPJ untuk satu tahun anggaran, bukan untuk pertahap anggaran.
Diakui Paulina, semua pemotongan ini sudah disetujui dan disepakati bersama oleh 10 Kepala Kampung serta pengurus Pokja yang ada di Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya dan setelah diatur pengunaannya, dana tersebut dikembalikan kepada masing-masing Pokja dari 10 Kampung.
Terkait pernyataan salah satu Oknum Intelektual asal Usilimo tentang dana 57 Juta dan 99 Juta, Paulina menyebutkan, Kepala Kampung dan Pendamping Distrik Usilimo tidak tahu terkait sumber dana tersebut.
“Kami tidak tahu sumbernya, jadi kami No Comen, kami tidak terima pernyataan itu, karena saya sudah 5 tahun mengabdi disitu, apalagi saya anak daerah, dan itu kepentingan dan keputusan bersama,” kata Paulina.
Dirinya berharap, sebagai Intelektual Usilimo, seharusnya menunjukan kekompakan dan bersama-sama bekerjasama membangun Distrik Usilimo.
“Ini kita punya orang tua, jangan jadi musuh dan lawan, kalau mereka salah, mari datang duduk bersama untuk menyelesaikan, seharusnya intelektual itu harus jadi lilin penerang,” kata Paulina.
Sementara itu, Pendamping Kabupaten Jayawijaya, Ayub Alua memberikan apresiasi atas kritikan dari Intelektual Usilimo yang sudah mengawasi langsung penyaluran dana Desa.
“Kita dapat sama-sama mengawasi bergulirnya dana desa, mengawasi kepala Kampung untuk dapat melaksankan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang disepakati,” kata Ayub Alua.
Menurutnya, apa yang dilakukan, merupakan tindakan yang bertujuan baik terhadap perubahan dan pembangunan di Distirk Usilimo.(NP)












