Wamena (KT) – Guna membantu dan meringankan beban masyarakat pengguna jalan Trans Wamena – Elelim dan sebaliknya, Kodim 1702 Jayawijaya bergerak cepat bersama masyarakat Abenaho memperbaiki jembatan yang terletak pada Kilometer 97 Dekat Puncak Sahayu Kabupaten Elelim.
“Saya juga berterima kasih kepada Pemuda Yalimo yang sudah menginisiasi sehingga Kodim 1702 Jayawijaya bersama masyarakat memperbaiki jembatan,” kata Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, Selasa (2/11/2021) di Kodim 1702 Jayawijaya.
Bahan jembatan berupa Papan didapatkan setelah Kodim 1702 Jayawijaya berkoordinasi dengan Pjs, Bupati Yalimo dan juga dengan Kepala Distrik Abenaho, sedangkan paku dan peralatan di dukung dari Kodim 1702 Jayawijaya.
Setelah pembanguna dan telah berfungsi, Kodim 1702 Jayawijaya tetap melakukan pengasawan di daerah tersebut.
Sedangkan untuk jalur jalan darat dari Jayapura menuju Yalimo dan Wamena, Dandim Menyebutkan, sampai saat ini memang ada beberapa kendaraan yang tertahan di Kabupaten Yalimo.
Namun, Kodim 1702 Jayawijaya telah berkoordinasi dengan Kapolres Yalimo, agar dalam waktu dekat, kedua belah pihak yang bersengketa dapat membuka pintu palang, sehingga kendaraan dan manusia dapat lewat ke Wamena.
Terkait persiapan pengamanan Pilkada Kabupaten Yalimo, Dandim 1702 Jayawijaya menyebutkan, sudah melakukan rapat dengan Pjs, Bupati Yalimo dan Forkopimda, sehingga Kodim 1702 Jayawijaya telah mengambil langkah-langkah untuk memberikan jaminan keamanan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Yalimo.
“Dalam rapat itu juga, diminta agar KPU dan Bawaslu segera berkantor di Elelim, untuk laksankan tahapan Pemilu ini,” kata Dandim 1702 Jayawijaya.
Untuk Pilkada di Kabupaten Yalimo, Dandim 1702 Jayawijaya menyampaikan terimakasih kepada Babinsa yang selama ini bertugas di Yalimo, karena telah melebur dan membaur dengan masyarakat disana, dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang baik kepada masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keamanan di Wilayah Yalimo.
Lebih jauh Dandim berharap, proses pemilihan adalah proses politik yang melibatkan kita semua, sehingga proses ini jangan dijadikan suatu jurang perdebatan yang dapat merusak hubungan kekerabatan dan keluarga di tengah-tengah masyarakat Yalimo dan sesama masyarakat yang mendiami Kabupaten Yalimo.
Sehingga, Dandim 1702 Jayawijaya kembali berpesan kepada seluruh masyarakat Yalimo, agar tetap menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Yalimo.(NP)












