Wamena (KT) – Hasil Panen dan produksi Kopi Jayawijaya untuk tahun 2021 mencapai 165,3 Ton.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendry Tetelepta menyebutkan, sebanyak 165,3 Ton tersebut didapat dari 2026 Hektar perkebunan Kopi, sehingga hsil panen dan produksi untuk Tahun 2021 meningkat dengan menghasilkan Kopi Gabah sebanyak 60 Ribu- 80 ribu perkilo dan Kopi beras mencapai harga 100 – 120 Ribu perkilo.
Untuk pemasaran Kopi dari Jayawijaya ke luar Wamena, telah dilakukan oleh 11 Café yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Ekonomi HIjau, Bimas Noken Polri dan TNI, ditambah adanya permintaan dari luar Jayawijaya.
Sejauh ini, permintaan Kopi dari Kabupaten Jayawijaya cukup banyak, hanya saja produksi Kopi di Jayawijaya masih terbilang rendah, sehingga harus dilakukan perluasan area perkebunan dan memperbaiki kebun-kebun kopi yang rusak.
Untuk mendukung perluasan area perkebunan Kopi di Jayawijaya, Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pertanian Provinsi akan mengembangkan 100 Hektar lahan perkebunan Kopi, sedankan pembukaan lahan dari APBD dua, hanya diperuntukan untuk rehabilitasi kebun-kebun kopi yang rusak.
Terkait pembinaan petani Kopi yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Dinas Pertanian telah berkolaborasi dengan dinas terkait lainnya, namun dari sisi tugas dan pelaksanaan dilapangan, Dinas Pertanian berkewajiban mendampingi sampai menjadi Kopi beras.(NP)












