Jakarta (KT) – Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Jayawijaya (IKB-PMKJ) Kordinator Wilaya Se-Jabodetabek menggelar Rapat Pembentukan Panitia Penerimaan Anggota Baru ( PAB ) Tahun 2022.
“Kami telah melakukan Rapat pembentukan panitia Penerimaan Anggota Baru (PAB) belum lama ini di Jakarta, kegiatan Rapat ini diselenggarakan di Asrama Permanen Jayawijaya Jengki Jakarta Timur pada Senin (30/05/2022),” sebut Natalis Jora Logo dalam Pers Releasenya yang dikirim kepada Media ini, Selasa (7/6/2022).
Meurutnya, kegiatan Rapat dikemas dengan Misi dan semangat yang luarbiasa oleh setiap anggota IKB-PMKJ yang hadir dan hal itu terbukti pada saat ditanya untuk mengambil bagian pada kepanitiaan, dimana pertemuan ini juga di ikuti oleh puluhan mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Jayawijaya yang sedang menempuh pendidikan di wilayah Se-Jabodetabek.
Kegiatan Rapat ini di pandu oleh Sekertaris Jendral, Yohana Kosay, dimana dalam rapat itu telah terbentuk Panitia inti, diantaranya Alfarius Kosay sebagai Ketua Panitia, Jimi Kristian Wantik sebagai Sekertaris Panitia dan Nova Huby sebagai Bendahara Panitia.
Dijelaskan, penerimaan Anggota Baru (PAB), merupakan kegiatan pendidikan dan kaderisasi formal IKB-PMKJ terutama bagi seorang calon mahasiswa yang awal datang ke kota study Se-Jabodetabek, agar sebelum menjadi anggota IKB-PMKJ, adik-adik kami yang ikut dapat memahami setiap kebiasaan dan aturan- aturan yang ada di IKB-PMKJ Se-Jabodetabek.
Seluruh kegiatan yang dijalankan selama PAB kebiasaannya, di berikan pembinaan dan pendidikan Ala IKB-PMKJ, dan kebiasaan- kebiasaan yang Berdasarkan Asas Ikatan Keluarga (Family Ties) dan Asas tujuan Organisasi (Principile Of Objektive).
Menurutnya, IKB-PMKJ juga memiliki kesatuan tujuan (Principle Of Uniti Of Objective) yang harus dicapai sebagai anggota IKB-PMKJ yaitu, sukses dalam study bersama IKB-PMKJ.
Hal ini yang kemuadian didorong oleh organisasi IKB-PMKJ, di setiap momen penerimaan anggota baru agar dipahami, dihayati, dan dijalani di setiap kesehariannya selama berada di tempat studinya.
Disebutkan, Proses kaderisasi esensinya adalah proses pendewasaan kemampuan pribadi-pribadi yang bergabung di IKB-PMKJ Melalui kaderisasi di IKB-PMKJ, seorang mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat dan Budaya untuk turut mewujudkan keadilan, kemanusiaan dan persaudaraan sejati dengan asas kekeluargaan harga mati.
Selain itu, Pendewasaan selalu berhubungan dengan peningkatan kapasitas (Capacity Building), baik itu kemampuan intelektual, emosional, sosial, maupun spiritual, sehingga dengan kemampuan ini, seorang Mahasiswa yang mengikuti kegiatan dapat menjadi kader IKB-PMKJ yang diharapkan dapat turut berperan aktif dalam upaya mewujudkan apa yang menjadi visi IKB-PMKJ, yaitu Bersatu Kita Kuat.
Harapannya, setiap senioritas dan pengurus IKB-PMKJ yang berkeinginan kuat untuk bergabung di IKB-PMKJ dapat diwujudkan dengan keseriusan mengikuti seluruh proses selama PAB berlangsung, dan apa yang di ambil dari proses ini agar mampu di jalani dalam kesehariannya.
Dirinya berharap, sebagai organisasi mahasiswa kedaeraan, IKB-PMKJ dapat terus menjadi wadah penguatan daya kreatif mahasiswa Wamena untuk mampu menjawab tantangan zaman yang terus berganti agar mampu menjawab tantangan zaman yang sangat cepat berubah.
Untuk itu, dirinya sangat membutuhkan kerja sama antara Senioritas dan seluruh anggota IKB-PMKJ agar konsisten mengisi waktu kosong dengan kegiatan-kegiatan positif dan berorientasi pada pengembangan kemampuan setiap anggota.
Dirinya menyampaikan teerimakasih dan apresiasi kepada adik-adik yang sudah ambil bagian pada kepanitiaan penerimaan anggota baru (PAB) Tahun 2022.(NP)












