Pesan Wakil Bupati Jayawijaya : Pengusaha OAP Diminta Bertanggungjawab

Ketua Gapensi Kabupaten Jayawijaya, Fred Huby Saat Menyerahkan Cinderamata Kepada Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya

Wamena (KT) – Wakil Bupati Kabupaten Jayawjaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum berpesan kepada Pengusaha Orang Asli Papua (OAP) yang ada di Kabupaten Jayawijaya agar dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan pekerjaan.

“Saya Cuma mau pesan satu, kalau pemerintah kasih kepercayaan untuk melakukan pekerjaan itu, lakukanlan dengan penuh tanggungjawab,” ungkap Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jumat (24/6/2022), usai membuka kegiatan Musyawarah Cabang Ke-VI Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Jayawijaya, di Hotel Balim Pilamo Wamena.

Menurut Wakil Bupati, ada 80 persen lebih Pengusaha OAP yang ada di Kabupaten Jayawijaya, sehingga harus mampu membangun Kabupaten Jayawijaya, karena tidak akan ada orang lain yang datang membangun di Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya berharap, Pengusaha OAP Jayawijaya jangan menggunakan Bendera orang lain untuk mendapatkan pekerjaan, tetapu tidak melaksankan pekerjaan yang diberikan.

“Kalau itu terjadi, saya minta Gapensi harus tegas memberikan sanksi, dan kami pemerintah siap mendukung sanksi yang diberikan Gapensi,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.

Sementara itu, Ketua DPC Gapensi Kabupaten Jayawijaya, Fred Huby berharap kepada Pemerintah, untuk membuka ruang dan juga dapat menggelar kegiatan pelatihan Konstruksi bagi Pengusaha OAP yang ada di Kabupaen Jayawijaya.

Karena, Gapensi Jayawijaya hanya mampu menyiapkan Administrasi tentang perusahaannya, sedangkan untuk kemampuan pengusaha OAP itu sendiri, Gapensi tidak bisa menilai kemampuan dari setiap masing-masing pengusaha, sehingga hal tersebut menjadi beban kerja pemerintah, sehingga kedepannya diharapkan Pemerintah dapat bersinergi dengan Gapensi Jayawijaya untuk mempersiapkan pengusaha-pengusaha OAP Jayawijaya yang siap bersaing di tingkat Provinsi maupun Nasional.

Fred Huby berharap kepada Wakil Bupati Jayawijaya agar kedepannya Pemerintah dapat memberikan keberpihakan yang lebih kepada Pengusaha OAP Jayawijaya, karena data 90 Persen yang didapat dari ULP Jayawijaya, merupakan data Perusahaan milik OAP, namun Gapensi belum mengetahui apakah pengusaha asli yang kerja atau dipinjam.

“Kami berterimakasih, karena Anggota Gapensi hampir 90 Persen dikasih kepercayaan oleh Pemerintah Jayawijaya dalam mengerjakan proyek APBD di Kabupaten Jayawijaya,” ungkap Fred Huby.

Kedepannya, Fred Huby meminta kepada Wakil Bupati Jayawijaya untuk melakukan proteksi lebih khususnya kepada Pengusaha OAP.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *