Wamena (KT) – Keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen meminta kepada Kapolda Papua untuk segera memproses Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH) AKP Rustam.
Permintaan dalam bentuk pernyataan sikap tersebut disampaikan Pendeta Alexander Mauri yang mewakili Keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, dan telah diserahkan kepada Kapolres Jayawijaya, AKBP Herman Sotarduga Napitupulu, Kamis (21/7/2022) di halaman Mako Polres Jayawijaya.
Dua Poin pernyataan sikap yang telah disampaikan Keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, ditujukan kepada Bapak Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, dengan harapan bahwa Bapak Kapolda Papua bisa meresponnya sebelum tanggal 28 Juli 2022.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Pendeta Alexander Mauri yang mewakili Keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen meminta kepada Bapak Kapolda Papua untuk segera memproses pemberhentian PDTH AKP Rustam, karena atas kelalaian yang dilakukan, AKP Rustam telah mengakibatkan meninggalnya Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.
Keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen meminta kepada Kapolda Papua untuk menghadirkan AKP Rustam di hadapan keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen di Wamena pada saat PDTH.
Selain menyampaikan pernyataan sikap kepada Kapolda Papua, keluarga besar Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen menyampaikan pesan dan juga harapan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dan juga kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit di Jakarta.
“Saya Minta kepada Bapak Kapolri, Ini sudah merusak Citra Polri, jadi kenapa harus pertahankan Oknum yang model begini yang merusak Citra Polri. Saya sepakat dengan Bapak Kapolri, kalau anggota yang merusak lebih baik Pecat,” ungkap Pendeta Alexander Mauri di Wamena.
Keluarga korban meminta kepada Bapak Presiden dan juga Bapak Kapolri untuk memperhatikan keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen.
“Kalau yang Jakarta sana, Bapak Presiden bisa bilang usut tuntas langsung tuntas, kenapa anak cucu kami tidak,” kata Pendeta Alexander Mauri.
Untuk hal itu, keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen meminta kepada Bapak Presiden dan Kapolri untuk memberikan dukungannya, sehingga kasus yang menimpa Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen dapat diusut tuntas.
Sementara itu, Kapolres Jayawijaya, AKBP Herman Sotarduga Napitupulu menyampaikan terimakasih atas jaminan keamanan yang diberikan oleh keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen, saat menyampaikan aspirasinya di halaman Mako Polres Jayawijaya.
Selaku Kapolres Jayawijaya, AKBP Herman Sotarduga Napitupulu menyebutkan, akan menyampaikan semua aspirasi yang sudah disampaikan termasuk pernyataan sikap yang disampaikan keluarga Almarhum Bripda Fernando Diego Rumaropen kepada Bapak Kapolda Papua.(NP)












