DEKAI, (KT) – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Dua orang tersangka berinisial O.K. dan I.K., yang berafiliasi dengan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Sisibia, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas serangkaian aksi pembunuhan keji di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Penangkapan yang dilakukan di Jalan Sosial Dekai pada awal Januari ini menjadi titik terang bagi pengungkapan sejumlah kasus kekerasan yang sempat meresahkan warga sipil sepanjang tahun 2025.
Rekam Jejak Kejahatan Tersangka
Berdasarkan hasil penyidikan intensif oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum), kedua tersangka memiliki peran krusial dalam berbagai aksi teror:
• Tersangka O.K.: Terlibat dalam tiga aksi kekerasan utama selama tahun 2025, yakni penganiayaan berat terhadap warga sipil (1 November), pembunuhan di Perumahan Kali WO (6 Agustus), dan serangan fatal di Kali Bonto (25 Desember).
• Tersangka I.K.: Teridentifikasi sebagai salah satu pelaku utama dalam pembunuhan tragis terhadap Ramli M. pada hari Natal 2025, yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat luka senjata tajam di lokasi kejadian.
Barang Bukti & Penegakan Hukum Profesional
Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti kunci berupa senjata tajam dan atribut lain yang memperkuat keterlibatan mereka dalam aksi kriminalitas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan di Papua. “Setiap serangan terhadap warga sipil adalah pelanggaran berat. Kami menuntaskan kasus ini secara tegas dan profesional sesuai KUHAP, guna memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban,” tegas Brigjen Faizal.
Komitmen Keamanan Yahukimo
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya respons cepat berdasarkan intelijen dan laporan masyarakat.
“Penegakan hukum ini adalah pesan bagi kelompok manapun yang mencoba mengganggu ketertiban: kami tidak akan tinggal diam. Keamanan masyarakat Yahukimo adalah prioritas mutlak,” tambahnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang diduga ikut membantu aksi para tersangka. Satgas Damai Cartenz memastikan akan terus meningkatkan intensitas pengamanan di wilayah rawan untuk menjamin aktivitas masyarakat tetap berjalan kondusif.












