JAYAPURA, (KT) – Menyongsong fajar Paskah 2026, Satgas Ops Damai Cartenz tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membawa pesan damai melalui pendekatan yang menyentuh hati. Pada Kamis (2/4/2026) sore, keceriaan pecah di Gereja GKI Abraham Rollo Green, Koya Tengah, saat personel Satgas membaur bersama anak-anak dalam kegiatan bakti sosial dan edukasi kreatif.

Dipimpin oleh Kasubsatgas PID Ipda Andi Mappanyompa, S.H., tim yang terdiri dari Brigpol Marthen Luther Emauri, Bripda Rahmad Fajar, Bripda Annisa Mahardika, dan Bripda Adnan Maulana disambut hangat oleh jemaat dan pengurus gereja.
Membangun Karakter Melalui Literasi Digital dan Nasionalisme
Berbeda dari pengamanan biasa, personel Satgas kali ini berperan sebagai mentor bagi generasi muda. Ada dua fokus utama dalam interaksi tersebut:
1. Cerdas Bermedia Sosial: Brigpol Marthen dan Bripda Annisa memberikan materi khusus bagi remaja mengenai etika dan dampak negatif media sosial. Tujuannya agar para remaja Papua tidak terjebak dalam arus disinformasi dan mampu menggunakan teknologi secara bijak.
2. Menanamkan Cinta Tanah Air: Melalui metode belajar sambil bermain, anak-anak diajak menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan menghafalkan Pancasila. Gelak tawa mewarnai proses belajar ini, membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan.
Bingkisan Kasih untuk Generasi Penerus
Sebagai simbol persaudaraan, Satgas juga membagikan bingkisan Paskah kepada anak-anak yang hadir. Pemberian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan upaya memperkuat ikatan emosional antara Polri dan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
“Momentum Paskah adalah saat yang tepat untuk berbagi kebahagiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa Satgas Damai Cartenz adalah sahabat masyarakat yang membawa rasa aman sekaligus kehangatan,” ujar Kaops Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.
Apresiasi dari Masyarakat
Pendekatan humanis ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh agama setempat. Kores Tasidjawa, Ketua PAR GKI Abraham Rollo Green, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran personel Satgas.
“Materi yang disampaikan sangat luar biasa dan mudah dipahami oleh anak-anak kami. Kehadiran Bapak-Bapak dan Ibu Polisi di sini memberikan pemahaman baru tentang cara bijak bermedia sosial,” tutur Kores.
Komitmen Pendekatan Persuasif
Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diintensifkan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua.
Dengan berakhirnya kegiatan di Koya Tengah, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 kembali membuktikan bahwa dibalik seragam tugas, terdapat dedikasi untuk merajut persatuan dan menanamkan harapan baru bagi masa depan anak-anak Papua.












